Putri Koster: Ibu Garda Terdepan Lahirkan Generasi Tangguh

19 Desember 2020, 21:17 WIB

Denpasar – Ny Putri Suastini Koster mengungkapkan kebanggaannya kepada
kaum perempuan yang dengan tulus mengabdikan diri sebagai ibu rumah tangga
yang berperan banyak dalam membina dan membangun karakter bangsa melalui
pendidikan putra-putri mereka untuk masa depan.

Sebagai perempuan, seorang ibu memiliki peran ganda dalam rumah tangga. Dia
bisa menjadi garda terdepan dalam melahirkan generasi yang tangguh dan penuh
dengan tata krama dan tanggung jawab. 

Di sisi lain seorang ibu juga bisa menduduki posisi sebagai benteng keutuhan
bagi keluarganya, di mana dia akan melindungi anggota keluarganya dari
serangan radikalisme dan juga terorisme melalui penanaman moral dan kasih
sayang kepada anak-anaknya.

“Capaian tertinggi seorang perempuan adalah menjadi ibu rumah tangga
seutuhnya, selebihnya dia terus mengembangkan dirinya di ranah publik tanpa
meninggalkan ranah domestiknya,” ungkap Ny Putri Koster secara virtual di
ruang kerja Jayasabha Denpasar, Jumat (18/12).

Beberapa poin tambahan yang disampaikan Ny Putri Suastini Koster dalam
peringatan Hari Ibu ke-92 yang diselenggarakan oleh RRI Singaraja, antaranya :

1. Etos kerja perempuan Bali sangat tinggi karena mereka terus mencari celah
untuk mendatangkan uang dan cara untuk menyambung hidup. Sekalipun tertimpa
pandemi Covid-19, namun perempuan Bali tidak pernah menyerah dan putus asa,
melainkan terus mencoba bangkit untuk berkarya dan menggunakan media sosial
guna mempromosikan dagangannya.

2. TP PKK Provinsi Bali selalu bekerja sama dengan TP PKK kabupaten untuk
terus mensosialisasikan pengaktifan gerakan HATINYA PKK, yang saat ini sangat
berarti bagi para keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

3. Selain menggunakan media online, Ny Putri Suastini Koster yang juga Ketua
Dekranasda Provinsi Bali memberikan kesempatan bagi IKM dan UMKM Provinsi Bali
untuk melakukan pameran kerajinan tangan dan juga kuliner mereka yang berpusat
di Art Center Denpasar selama 1 (satu) bulan. 

4. Ny Putri Koster menyebutkan, di setiap masa perempuan akan mendapat
tantangan dalam mendidik anak-anaknya. Terutama saat berada pada zaman di era
digital serta ilmu pengetahuan dan teknologi, namun seorang ibu dapat
menguasai kesabarannya dengan kasih sayang, dan kehadiran seorang ibu maka
anak-anak akan mampu tumbuh dan berkembang di zamannya menjadi anak-anak yang
suputra, cerdas serta sehat lahir bathin dan menjadi tauladan bagi
lingkungannya.

5. Perempuan jangan hanya berada nyaman di ranah publik yang menyebabkan
anak-anak tidak akan terjaga dengan baik, sehingga anak-anak terancam untuk
diserang oleh ancaman narkoba, radikalisme dan juga pergaulan bebas, katanya
dengan menambahkan, perempuan yang baik dan cerdas akan mampu melahirkan
generasi yang berkualitas.

6. Staf Khusus Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)
Republik Indonesia I Gusti Agung Kutri A Kartika sebagai salah satu narasumber
mengatakan, rendahnya tingkat keikutsertaan perempuan dalam kewirausahaan
secara nasional, menjadi tugas utama yang harus disosialisasikan secara masif.

Selain itu, untuk memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi perempuan dan
anak, adalah melindungi hak asasi mereka hingga terbebas dari tindak
kekerasan, serta membebaskan angka stunting. 

Di samping itu, perkawinan anak juga harus mendapat perhatian khusus dengan
cara meningkatkan pola asuh yang baik dan telaten, dengan harapan dapan
mencegah terjadinya eksploitasi anak. (ahs)

Artikel Lainnya

Terkini