TPI Terbatas, Perahu Nelayan Harus Antre Bongkar Ikan

6 Februari 2017, 22:52 WIB

TPI%2BPengambengan

JEMBRANA – Lantaran keberadaan Tempat Penimbangan Ikan (TPI) terbatas kerap memicu terjadinya antrean sejumlah perahu untuk bongkar ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan saat musim ikan.

Kondisi ini menjadikan hasil tangkap ikan nelayan kurang maksimal. Nilai hasil tangkapan berkurang karena terlalu lama menunggu antrean bongkar sehingga banyak ikan sudah tidak segar lagi. Akibatnya, banyak perahu memilih bersandar dan menimbang ikan di lokasi lain di luar PPN Pengambengan agar hasil tangkapanannya tidak rusak atau busuk.

“Ketika musim ikan, jarak TPI terlalu jauh, sementara perahu  banyak sehingga terjadi panjang dan lama. Hal ini tentu saja mempengaruhi hasil jual ikan,” ujar Sahlan, nelayan Selerek, Senin (6/2/2017).

Antrean untuk mengangkut dan menimbang di TPI menurutnya bisa setengah hari ketika musim panen ikan. Hal itu menurutnya mempengaruhi kualitas hasil tangkap ikan dan harga jual. Ketika ikan sudah rusak atau lama, akan beralih untuk bahan tepung ikan. Hal ini mem pengaruhi harga, makanya banyak perahu yang menimbang di tempat lain atau langsung ke pabrik.

Saat proses penimbangan ikan ini, banyak tenaga yang terkait. Baik tukang panol (angkut ikan) hingga pengecer ikan yang menunggu di Pelabuhan. Mereka memiliki peran dalam mengangkut ikan dari perahu menuju TPI.

Memasuki musim panen ikan, lantaran terbatasnya TPI di PPN Pengambengan banyak perahu yang antre menunggu giliran mengangkut ikan ke pelabuhan. Kondisi saat ini memang masih paceklik atau sepi tangkapan ikan. Banyak perahu tidak melaut karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Akibatnya, TPI sepi hingga berbulan-bulan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (PKP) Jembrana, I Made Widanayasa menyatakan permasalahannya keterbatasan TPI dan lokasinya yang agak jauh dari tempat sandar perahu.

“Untuk alat timbang menurutnya tersedia banyak. Hanya saja masalah jarak dan antrean perahu yang hendak menimbang tangkapan ikan,” katanya. Dinas juga beberapa kali menerima masukan dari para nelayan dan mencarikan solusi dengan membuat TPI baru di sekitar PPN Pengambengan.

“Tahun ini kita anggarkan untuk pembuatan TPI baru, mungkin bisa di sisi Barat atau di Timur. Masih di areal pelabuhan, sehingga tidak hanya satu,” terangnya. Ia tak menampik, permasalahan antrean perahu itu mempengaruhi hasil tangkap ikan. Semakin lama di perahu, hasil tangkap juga kualitasnya berkurang. (put)

Artikel Lainnya

Terkini