Denpasar – Upaya memperkuat peran media dalam membangun kesadaran hukum masyarakat terus digencarkan.
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali resmi menjalin sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, sebuah langkah strategis yang diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi hukum hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Sinergi ini terungkap dalam audiensi pengurus AMSI Bali yang dipimpin Ketua Ketut Adi Sutrisna bersama jajaran pengurus ke Kejati Bali, Selasa (7/4/2026).
Kehadiran mereka disambut hangat oleh Asisten Intelijen Kejati Bali, Oktario Hartawan Achmad, S.H., M.H.
“Podcast AMSI Talk akan menjadi salah satu wadah kolaborasi. Kejaksaan bisa hadir sebagai narasumber untuk memberikan pencerahan hukum kepada masyarakat,” ujar Adi Sutrisna.
Platform ini, yang dikelola AMSI Bali, diyakini mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara aparat penegak hukum dan publik.
Lebih dari itu, 26 media online anggota AMSI Bali siap mendukung penyebarluasan informasi dan kegiatan kejaksaan. Dukungan ini diharapkan mempercepat proses edukasi hukum, sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat tentang peran vital Kejaksaan.
Dalam kesempatan tersebut, AMSI Bali juga memaparkan rencana perayaan HUT AMSI pada April 2026. Serangkaian kegiatan sosial akan digelar, mulai dari donor darah, talk show kesehatan tentang pencegahan dan penanganan stroke, hingga senam sehat bersama masyarakat.
“Kami berharap Kejaksaan dan instansi lain dapat berpartisipasi aktif,” tambah Adi Sutrisna.
Ajakan ini disambut positif oleh Kejati Bali. “Kerja sama dengan media akan sangat membantu kami dalam memberikan penerangan mengenai tugas dan fungsi Kejaksaan.
Dengan keterbatasan personel, sinergi ini menjadi solusi untuk memperluas jangkauan informasi,” tegas Oktario Hartawan Achmad.
Tak hanya itu, pihak Kejaksaan juga menyatakan kesiapannya untuk ikut serta dalam kegiatan donor darah yang digelar AMSI.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa media dan aparat hukum dapat berjalan beriringan demi kepentingan masyarakat luas.***

