Denpasar – Takmir Masjid Baitul Makmur gelar acara kajian bedah buku ahad subuh yang berjudul “Bali Slam (Entitas Yang Terlupakan)” di Masjid Baitul Makmur, Denpasar, pada Minggu pagi (05/04/2026).
Kajian ini dihadiri oleh narasumber sekaligus pencetus buku Bali Slam, Ilham Efendi, serta seluruh jamaah yang antusias mengikuti kajian dan pemaparan isi buku dari narasumber.
Perwakilan takmir Masjid Baitul Makmur, Setiawan Rahardjo mengungkapkan bahwa buku ini dapat memperkuat literasi serta khususnya di lingkungan pendidikan islam.
“kami sangat mendukung adanya buku ini, sehingga bisa menjadi bagian dari literasi kurikulum pendidikan kita, khususnya di sekolah-sekolah Islam yang ada di Bali” ujar Setiawan.
Dalam Buku Bali Slam karya Ilham Efendi mengangkat kembali sejarah jejak umat islam di tanah pulau dewata. Hal ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk para ulama yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam sesi tanya jawab, Fauzi Basulthana, yang juga merupakan seorang ulama menyampaikan bahwa kehadiran karya ini diharapkan mampu melahirkan penulis muda di masa depan.
“Dengan adanya penelitian terbaru yang lebih modern, harapannya dapat memunculkan banyak lagi penulis penulis muda Bali yang aktif memperkaya literasi sejarah Islam di Pulau Dewata” ungkapnya.
Acara bedah buku ini tak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat literasi khususnya mengenai sejarah Islam di Pulau Dewata.***

