![]() |
| Ilustrasi-wabah virus corona misterius dari Cina diklaim menyebabkan munculnya 17 kasus baru dan menyebar antar-manusia. (Istockphoto/wildpixel) |
Denpasar – Kota Denpasar terus menunjukan tren meningkat dalam dua
minggu terakhir baik kasus sembuh dan kasus positif Covid-19.
Data Kamis (7/1/2021), kasus sembuh Covid-19 bertambah 45 orang dan kasus
terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah sebanyak 69 orang yang tersebar di 28
wilayah desa/kelurahan.
“Kabar duka, 3 orang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia di Denpasar,”
ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I
Dewa Gede Rai.
Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya
penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka
kesembuhan pasien dan mencegah kematian.
“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,
termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat
dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih
mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar
Rai.
Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan
bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang
berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 5.070 kasus, angka
kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 4.616 orang (91,05
persen), meninggal dunia sebanyak 114 orang (2,25 persen) dan kasus aktif yang
masih dalam perawatan sebanyak 340 orang (6,70 persen).
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak
ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.
“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan
setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga
jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),”imbuhnya. (rhm)

