Sambut Gubernur Siquijor, Koster: Identitas Budaya dan Keramahan Masyarakat Penopang Pariwisata Bali

Gubernur Wayan Koster menekankan pariwisata Bali tumbuh berkat kekuatan budaya, keindahan alam, dan keramahan masyarakat.

11 Mei 2026, 19:13 WIB

Denpasar– Suasana hangat terasa di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Minggu (10/5) pagi, ketika Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Gubernur Siquijor, Filipina, Jake Vincent Sarmiento Villa.

Pertemuan ini menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus mempererat hubungan kedua daerah yang sama-sama mengandalkan pariwisata sebagai sektor unggulan.

Dalam kesempatan tersebut, Koster menekankan pariwisata Bali tumbuh berkat kekuatan budaya, keindahan alam, dan keramahan masyarakat.

Tiga unsur ini, menurutnya, merupakan modal dasar yang tidak dimiliki banyak daerah lain dan harus terus dijaga kelestariannya.

Ditambahkan, ekosistem pariwisata Bali terbentuk dari perpaduan tradisi, lingkungan yang asri, serta sikap ramah warga yang saling menguatkan.

Pemerintah Provinsi Bali, lanjut Koster, berkomitmen menjaga kelestarian alam melalui kebijakan strategis, termasuk pembatasan penggunaan plastik sekali pakai dan pengelolaan sampah berbasis sumber.

“Kebijakan ini bagian dari upaya menjaga alam Bali agar tetap bersih, sehat, dan lestari,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa lingkungan Bali adalah aset penting yang menopang kehidupan masyarakat sekaligus daya tarik wisata.

Selain itu, identitas budaya Bali yang kuat dinilai menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.

Tradisi, seni, dan adat istiadat yang masih dijunjung tinggi menghadirkan pengalaman unik yang sulit ditemukan di tempat lain.

Pertemuan ini pun diharapkan membuka peluang kerja sama di bidang pariwisata, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.

Sementara itu, Gubernur Siquijor Jake Vincent Sarmiento Villa menyampaikan, kedatangannya bertujuan mempelajari bagaimana Bali mampu mempertahankan eksistensinya sebagai destinasi wisata dunia.

Ia menilai keberhasilan Bali tidak lepas dari kekuatan budaya, alam, serta dukungan masyarakat dalam menjaga identitas daerah.

“Kedatangan kami ke Bali untuk mempelajari bagaimana pariwisata Bali bisa berkembang hingga menjadi destinasi wisata dunia,” ungkapnya.

Dalam pertemuan penuh keakraban itu, kedua gubernur saling bertukar data dan pengalaman mengenai sektor pariwisata.

Jake Vincent berharap masukan dari Bali dapat menjadi referensi bagi pengembangan potensi pariwisata di Siquijor, provinsi kecil di Filipina yang juga dikenal dengan keindahan alamnya.

Pertemuan ini menandai langkah awal kolaborasi yang diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat kedua daerah, sekaligus memperkuat posisi Bali dan Siquijor sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan masing-masing.***

Berita Lainnya

Terkini