Dominasi Pebalap Indonesia di Sepang: Bintang Naik Podium, Tiga Rekan Setim Tembus Barisan Depan

Seluruh pebalap Indonesia kini mengalihkan fokus untuk mengevaluasi hasil Race 1 dan bersiap menyajikan performa yang lebih optimal pada balapan Race 2 di Sirkuit Sepang

1 November 2026, 12:59 WIB

Sepang – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Bintang Pranata Sukma, sukses mengamankan podium kedua pada Race 1 ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 putaran kelima yang berlangsung di Petronas Sepang International Circuit, Malaysia, Sabtu (31/10/2026).

Balapan yang berlangsung sengit di atas lintasan basah akibat guyuran hujan tersebut juga menjadi panggung keberhasilan lima pebalap Indonesia yang kompak menembus posisi 10 besar.

Keberhasilan Bintang merengkuh posisi runner-up memberikannya tambahan 20 poin penting untuk persaingan musim ini. Meskipun sempat menghadapi kendala pada awal balapan akibat kondisi trek yang licin, ia mampu menjaga fokus dan konsistensi hingga menyentuh garis finis di urutan kedua.

Senang bisa kembali meraih podium. Meski sempat kesulitan di awal balapan, Bintang berhasil menjaga persaingan di barisan depan hingga finis kedua. Hasil ini menjadi tambahan 20 poin penting bagi Bintang.

“Namun, saya belum puas dan akan berusaha tampil lebih maksimal untuk meraih hasil terbaik di race 2,” ujar Bintang seusai balapan.

Dominasi pebalap binaan AHM di barisan depan juga ditunjukkan oleh M. Maulana Malik yang menyentuh garis finis di posisi keempat.

Maulana sempat memimpin jalannya balapan dan terlibat duel sengit di kelompok terdepan sebelum akhirnya mengalami kendala teknis menjelang putaran terakhir.

Maulana senang bisa merasakan persaingan di barisan terdepan dan bertarung untuk posisi pertama hingga bisa memimpin balapan. Ada beberapa kehilangan grip ban belakang dan kesalahan yang dia alami di lap terakhir.

Banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan dari balapan ini dan saya akan mencoba tampil lebih baik di race 2,” ungkap Maulana.

Sementara itu, Muh. Badly Ayatullah berhasil menyelesaikan balapan di urutan keenam. Badly mengaku harus bekerja ekstra menyesuaikan ritme berkendara dengan kondisi trek wet race, serta sempat dijatuhi hukuman long lap penalty akibat kesalahan manuver saat bersaing di barisan depan.

“Pada awal balapan, saya berusaha menyesuaikan ritme dengan kondisi lintasan basah sebelum akhirnya mencoba bersaing di barisan depan. Beberapa kesalahan saat bermanuver membuat saya mendapatkan long lap penalty. Saya menyadari kesalahan tersebut dan memohon maaf kepada pebalap yang terdampak. Saya akan menjadikan ini sebagai pelajaran untuk tampil lebih baik di race 2,” kata Badly.

Dua pebalap Indonesia lainnya, Resky Yusuf Hermawan dan Abimanyu Fermadi, melengkapi hasil positif kontingen Indonesia dengan masing-masing finis di posisi kedelapan dan kesepuluh.

Resky mengungkapkan bahwa kondisi lintasan yang basah sempat menurunkan tingkat kepercayaannya di atas motor, sehingga ia memilih bermain aman untuk menjaga ritme dan menghindari risiko terjatuh. Ia berharap cuaca pada Race 2 lebih bersahabat agar dapat menekan lebih maksimal. Di sisi lain, Abimanyu harus bekerja keras sepanjang balapan akibat momentum start yang kurang sempurna, namun tetap bersyukur dapat membawa pulang poin di posisi 10 besar.

Seluruh pebalap Indonesia kini mengalihkan fokus untuk mengevaluasi hasil Race 1 dan bersiap menyajikan performa yang lebih optimal pada balapan Race 2 di Sirkuit Sepang.***

Berita Lainnya

Terkini