Kinerja Bluebird Melesat, Laba Kuartal I Catat Rp1,45 Triliun

Pada awal tahun pertumbuhan pendapatan BlueBird kuartal pertama sebesar 11,6 persen menjadi Rp1,45 triliun.

5 Mei 2026, 12:26 WIB

Jakarta – Bluebird Group mencatatkan kinerja positif di awal 2026 dengan pertumbuhan pendapatan kuartal pertama sebesar 11,6% menjadi Rp1,45 triliun.

Laba bersih mencapai Rp157 miliar, sementara EBITDA berada di angka Rp341,8 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh konsistensi layanan yang tetap menjadi andalan pelanggan di tengah kebutuhan mobilitas yang tinggi.

Segmen taksi mencatat kenaikan pendapatan 12% secara tahunan, menegaskan daya saing perusahaan di industri transportasi yang semakin dinamis.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan dengan kesiapan armada, pemanfaatan teknologi, serta akses yang lebih mudah bagi pelanggan.

Kanal digital MyBluebird juga menunjukkan tren positif, dengan jumlah pengguna naik 22,4% dan fitur *fixed price* meningkat 29,2% dibandingkan tahun lalu.

Momentum Lebaran 2026 turut memperkuat kinerja, dengan permintaan mobilitas yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

Bluebird memperluas titik pangkalan hingga 43% lebih banyak dibandingkan kuartal I 2025, sekaligus melanjutkan ekspansi kendaraan listrik di Bandung dan Bali sebagai bagian dari komitmen mobilitas ramah lingkungan.

Selain itu, perusahaan juga menaruh perhatian pada kesejahteraan pengemudi melalui program apresiasi dan pendapatan yang kompetitif, demi menjaga motivasi sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan.

Sepanjang 2026, fokus kami adalah menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat keandalan layanan, memperluas akses, dan meningkatkan produktivitas operasional.

“Dengan struktur bisnis yang solid, kami optimis dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan,” tutup Adrianto.

Berita Lainnya

Terkini