Luluskan 635 Mahasiswa, Rektor UNSURYA Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi di Dunia Kerja

Para lulusan diminta untuk siap mengemban tanggung jawab baru yang mencakup aspek profesional, sosial, dan moral di tengah kehidupan bermasyarakat.

5 November 2026, 08:44 WIB

Jakarta –  Rektor Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) Marsda TNI (Purn.) Dr. Sungkono, S.E., M.Si., CPM, menegaskan pentingnya menjaga integritas serta mengembangkan kemampuan profesional bagi setiap lulusan.

Pesan tersebut disampaikannya dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-38 Tahun Akademik 2025/2026 yang mengukuhkan 635 wisudawan di Gedung Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (4/11/2026).

Dalam sambutannya, Rektor UNSURYA mengingatkan momen kelulusan bukanlah batas akhir dari proses belajar, melainkan titik awal pengabdian nyata. Para lulusan diminta untuk siap mengemban tanggung jawab baru yang mencakup aspek profesional, sosial, dan moral di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Keberhasilan ini tidak hanya berhenti pada pencapaian gelar, melainkan juga menjadi awal tanggung jawab baru, yaitu tanggung jawab profesional, sosial, and moral di tengah masyarakat,” ujar Sungkono di hadapan ratusan wisudawan dan tamu undangan.

Lebih lanjut, alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) 1987 itu menyoroti tantangan zaman yang bergerak cepat.

Dinamika teknologi yang kian canggih, pergeseran kebutuhan industri, serta kemajuan ilmu pengetahuan menuntut setiap lulusan untuk proaktif meningkatkan kompetensi dan mudah beradaptasi dengan perubahan.

Ia berharap para lulusan mampu menghadirkan kontribusi positif melalui karya, pelayanan, dan pengabdian di bidang masing-masing.

Senada dengan Rektor, Dekan Fakultas Hukum UNSURYA Marsda TNI (Purn.) Dr. Sujono, S.H., M.H., C.Fr.A., CPM, turut memberikan pandangannya mengenai kesiapan lulusan menghadapi dunia profesional.

Menurutnya, institusi pendidikan tinggi memegang peranan penting dalam membangun fondasi karakter mahasiswa, bukan sekadar mengejar capaian akademik semata.

“Perguruan tinggi perlu mempersiapkan mahasiswa tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga melalui pembentukan karakter dan profesionalisme,” ungkap Sujono, didampingi Sesprodi Magister Hukum FH UNSURYA Dr. Rizki Karo Karo, S.H., M.H., serta sejumlah wisudawan Magister Hukum seperti Dra. Umi Sjarifah, S.H., M.H., Rukmana, S.H., M.H., dan Victor, S.H., M.H.

Eks Kepala Bantuan Hukum Dinas Hukum Angkatan Udara tersebut menambahkan UNSURYA secara sistematis membekali para lulusan dari berbagai jenjang pendidikan agar memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan keilmuan mereka.

Khusus untuk program magister, kurikulum dirancang secara khusus untuk mengasah kemampuan berpikir strategis, pengembilan keputusan yang tepat, serta jiwa kepemimpinan yang handal.

Wisuda ke-38 UNSURYA mencakup total 635 lulusan dari 13 program studi yang terbagi ke dalam beberapa jenjang pendidikan.

Berdasarkan data universitas, sebanyak 526 orang atau sekitar 82,83 persen dari total lulusan bahkan telah terserap dan memperoleh pekerjaan sebelum prosesi wisuda dilaksanakan.

Rincian jumlah lulusan tersebut meliputi:

 Program Magister (S2): 161 orang

 Program Sarjana (S1): 370 orang

 Program Diploma Tiga (D3): 97 orang

 Pendidikan Profesi Ners: 7 orang

Fakultas Hukum (FH) tercatat sebagai penyumbang lulusan terbanyak pada periode ini dengan total 297 orang atau mencakup 46,8 persen dari keseluruhan wisudawan, yang terdiri atas 197 lulusan S1 Ilmu Hukum dan 100 lulusan S2 Magister Hukum.

Dalam kesempatan yang sama, pihak universitas turut memberikan apresiasi kepada para lulusan terbaik dari masing-masing program studi.

Dua lulusan berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude), yakni Sry Karni Noviyanti (S1 Ilmu Hukum) dan Nadine Rahmah Dinanti (Pendidikan Profesi Ners).

Sementara itu, predikat lulusan terbaik program magister diraih oleh Desiana Reika A., S.Tr.Tra. (S2 Magister Manajemen) dengan IPK 3,99 dan Marsma TNI Seprianus Hanok Sarante, S.H., M.H., CHRMP (S2 Magister Hukum) dengan IPK 3,91.

Prosesi khidmat ini turut dihadiri oleh Inspektur Jenderal TNI Angkatan Udara (Irjenau) Marsda TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr.(Han)., CHRMP, perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Yayasan Adi Upaya (YASAU), jajaran senat universitas, serta mitra dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI), termasuk PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia.***

Berita Lainnya

Terkini