Gianyar -Pemanfaatan peluang usaha berbasis kebutuhan masyarakat kembali membuktikan efektivitasnya dalam menggerakkan ekonomi mikro. Di kawasan Pejeng, Gianyar, sebuah toko alat tulis (ATK) bernama Toko Aneka Tulis berhasil mentransformasi diri menjadi pusat layanan keuangan melalui kemitraan sebagai Agen BRILink.
Langkah yang dimulai sejak 2016 oleh AA. Gede Raka Wijaya (46) ini tidak hanya mempermudah akses perbankan bagi warga lokal dan pendatang, tetapi juga menjadi sumber penghasilan tambahan yang signifikan bagi kelangsungan usaha keluarganya.
Keputusan Raka untuk bergabung dengan layanan perbankan ini berawal dari kepekaannya melihat dinamika di lapangan.
Warga sekitar dan para penduduk pendatang kerap kesulitan mencari tempat untuk melakukan transaksi finansial dasar seperti pengiriman uang.
“Saya melihat situasi di lapangan, orang-orang membutuhkan tempat untuk transfer uang. Saya mengajukan pendaftaran ke bank. Waktu itu saya belum tahu apa itu Agen BRILink,” tutur Raka, Senin (21/9/2026).
Siapa sangka, keputusan yang diambil tanpa perencanaan bisnis yang rumit tersebut perlahan berbuah manis. Toko yang awalnya hanya menyediakan buku, alat tulis, dan kebutuhan sehari-hari kini ramai didatangi warga untuk melakukan berbagai macam transaksi. Mulai dari tarik tunai, transfer, pembelian token listrik, pembayaran tagihan, hingga pelunasan cicilan bulanan.
Menjalankan usaha di kawasan strategis seperti Pejeng menuntut fleksibilitas layanan. Bagi para pekerja pendatang yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengakses kantor bank konvensional, kehadiran Agen BRILink di dekat tempat tinggal menjadi solusi praktis yang sangat diandalkan.
Kini, volume transaksi di Toko Aneka Tulis terus menunjukkan tren positif. Dalam sebulan, Raka mampu melayani ratusan transaksi dengan nilai fluktuatif yang bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.
Bagi Raka, pencapaian finansial ini memberikan dampak ganda yang luar biasa. Selain mampu menopang kebutuhan ekonomi keluarga secara konsisten selama hampir satu dekade, usahanya juga memberikan nilai tambah sosial bagi masyarakat sekitar.
“Karena Agen BRILink memang bagus untuk membantu masyarakat dalam hal kirim uang. Usaha saya juga mendapat tambahan nilai jual dari adanya Agen BRILink,” ungkap Raka menegaskan sinergi positif antara toko ATK dan layanan perbankan yang dikelolanya bersama keluarga.
Keberhasilan model bisnis seperti yang dijalankan Toko Aneka Tulis mendapat apresiasi penuh dari pihak perbankan. Kehadiran para agen dinilai sebagai ujung tombak dalam menciptakan inklusi keuangan yang merata hingga ke tingkat akar rumput.
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, menjelaskan program Agen BRILink dirancang untuk mendekatkan akses perbankan secara inklusif sekaligus memberdayakan para pelaku UMKM lokal agar memiliki diversifikasi pendapatan.
Keberadaan Agen BRILink menjadi bagian penting dalam memperluas akses layanan perbankan di tengah masyarakat.
“Agen tidak hanya membantu masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan lebih mudah dan dekat, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan sumber pendapatan tambahan dari usaha yang sudah dijalankan,” ujar Hery.
Lebih lanjut, Hery menuturkan bahwa kisah Toko Aneka Tulis mencerminkan bagaimana kolaborasi antara kepercayaan komunitas dan layanan perbankan dapat berjalan beriringan.
Dengan memanfaatkan lokasi usaha yang sudah ada, pelaku UMKM tidak hanya memperkuat fondasi bisnis mereka sendiri, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di lingkungan komunitas sekitarnya.***

