Yogyakarta Fokuskan Program Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil dan Baduta

Wali Kota Yogyakarta Hasto menekankan pentingnya intervensi gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), masa emas pertumbuhan otak anak

16 April 2026, 19:23 WIB

Yogyakarta – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambut baik wacana pergeseran fokus program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak bawah dua tahun (baduta).

Menurutnya, langkah ini sangat strategis karena sejalan dengan prioritas pemerintah kota dalam mencetak generasi berkualitas.

Berdasarkan data, penerima manfaat dari kelompok rentan masih relatif kecil dibandingkan tenaga pendidik.

Tahun ini, tercatat hanya 67 ibu hamil, 760 ibu menyusui, dan 695 balita yang menerima manfaat, sementara guru dan tenaga kependidikan mencapai 3.987 orang.

Hasto menekankan pentingnya intervensi gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), masa emas pertumbuhan otak anak sebelum ubun-ubun menyatu.

Dari sekitar 10.000 balita di Jogja, terdapat 4.000 anak kategori baduta yang menurutnya harus menjadi prioritas.

Untuk distribusi, Pemkot Yogyakarta telah menyiapkan 390 pendamping keluarga dan 169 tenaga kesehatan yang siap menjangkau ibu hamil dan balita hingga ke rumah-rumah.

Hasto juga mencontohkan praktik negara maju seperti Amerika Serikat, Swedia, dan Australia yang memberi perhatian besar pada gizi ibu hamil.

Ia berharap kebijakan nasional nantinya benar-benar menggeser fokus MBG ke sektor ini agar kualitas SDM Indonesia mampu bersaing secara global.***

Berita Lainnya

Terkini