Denpasar – Upaya menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di tingkat desa terus digencarkan melalui sinergi lintas sektor.
PT Astra International Tbk memperkuat kolaborasi bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) melalui dukungan terhadap Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan penanganan stunting memerlukan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
Pihaknya optimistis angka stunting akan terus bisa ditekan. Kami melakukan berbagai kolaborasi, seperti hari ini menggandeng Astra.
“Ke depan diharapkan makin banyak perusahaan yang akan terlibat dengan upaya pencegahan stunting,” ujar Wamen Isyana saat melakukan kunjungan kerja di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, Jumat (9/10).
Dalam kunjungan tersebut, Wamen Isyana yang didampingi oleh Head of Environment & Social Responsibility Astra, Diah Suran Febrianti, serta Penggerak Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, Ending Khoerudin, meninjau langsung sejumlah inisiatif kesehatan masyarakat.
Rangkaian kegiatan meliputi penyerahan bantuan nutrisi bagi keluarga risiko stunting, bantuan perbaikan sanitasi berupa jamban dan penyediaan air bersih, hingga peninjauan pelayanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sawo.
Sementara itu, Executive in Charge Astra, Boy Gemino Kalauserang, menyampaikan komitmen perusahaan dalam menghadirkan program kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Desa Sejahtera Astra tidak hanya berkontribusi untuk mengembangkan potensi ekonomi desa, tetapi juga menjadi ruang bagi Astra untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat, dan keluarga dapat terus diperkuat sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ungkap Boy Gemino Kalauserang.
Sejak dimulainya pembinaan di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango pada tahun 2021, program ini telah mencakup peningkatan kapasitas 55 kader kesehatan yang tersertifikasi oleh Kementerian Kesehatan RI.
Selain itu, implementasi Posyandu ILP per September 2025 terbukti meningkatkan kunjungan masyarakat hingga 13%, mencakup kelompok remaja, dewasa, hingga lansia.
Melalui pendampingan berkelanjutan yang melibatkan kunjungan rumah secara rutin oleh para kader, program ini diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan dasar sekaligus mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.***

