Dishub Yogyakarta Tata Ulang Senopati, Wisatawan Kini Bisa Naik Becak dan Andong

Tempat Khusus Parkir Senopati Jogja sebelumnya menjadi kantong parkir bus pariwisata kini dialihfungsikan sebagai pangkalan resmi andong dan becak.

4 Mei 2026, 07:16 WIB

Yogyakarta -Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan resmi menata ulang kawasan Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati. Area yang sebelumnya menjadi kantong parkir bus pariwisata kini dialihfungsikan sebagai pangkalan resmi andong dan becak.

Langkah ini diambil untuk mendukung akses wisatawan menuju kawasan Jeron Beteng, termasuk Kraton, Malioboro, hingga Pasar Ngasem.

Kepala Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, menjelaskan, meski bus pariwisata sudah tidak lagi masuk, TKP Senopati tetap menjadi titik penting bagi kendaraan pribadi dan minibus Elf.

Karena kapasitas parkir di dalam benteng terbatas, lokasi ini disiapkan sebagai titik naik becak dan andong.

Area pemberhentian dipetakan di sisi utara dan selatan toilet kaca bawah tanah serta di antara parkir tengah dan barat, lengkap dengan marka dan papan informasi bertuliskan “order here”.

Secara teknis, TKP Senopati mampu menampung 10 andong dan 30 becak secara statis. Namun dengan sistem perputaran, kapasitas harian bisa jauh lebih besar.

Dalam 12 jam operasional, diperkirakan bisa melayani hingga 60 andong dan lebih dari 200 becak.

Kebijakan ini diharapkan mengurai kepadatan becak dan andong yang selama ini menumpuk di Malioboro.

Selain aspek transportasi, penataan ini juga menyentuh sisi estetika. Nantinya, kusir andong dan penarik becak diwajibkan mengenakan pakaian khas Yogyakarta seperti lurik, untuk memperkuat nuansa budaya. Dishub juga berkoordinasi dengan DPUPKP terkait kebersihan dan pengelolaan fasilitas di titik mangkal.

“Prinsipnya, kami siapkan tempatnya agar moda tradisional ini punya nilai lebih bagi wisatawan,” ujar Agus. ***

Berita Lainnya

Terkini