Pemkab Tabanan Genjot PAD untuk Wujudkan Kemandirian Fiskal Daerah

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya yang dibacakan oleh Wakil Bupati I Made Dirga, disampaikan pendanaan merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan dan visi-misi daerah.

21 September 2026, 09:26 WIB

Tabanan— Pemerintah Kabupaten Tabanan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kemandirian fiskal melalui penguatan sinergi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Sinergi Pendapatan Asli Daerah guna Mewujudkan Kemandirian Fiskal Kabupaten Tabanan, yang berlangsung di Ruang Rapat Jayaning Singasana.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, serta kepala bagian di lingkungan Pemkab Tabanan.

Tercatat sebanyak 155 peserta mengikuti acara ini, yang terdiri atas kepala perangkat daerah penghasil, pengelola pendapatan, serta pejabat dan staf teknis yang menangani sektor pajak dan retribusi daerah.

Sosialisasi ini diinisiasi sebagai langkah antisipatif dalam menghadapi dinamika kebijakan pusat, termasuk efisiensi dana transfer, yang menuntut pemerintah daerah agar lebih kreatif, inovatif, dan terukur dalam menggali potensi penerimaan lokal.

Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, Direktur Pembiayaan Perumahan Perdesaan pada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang juga eks pejabat Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Raden An’an Andri Hikmat, S.R.A.P., M.M.

Dalam sambutan Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya yang dibacakan oleh Wakil Bupati I Made Dirga, disampaikan pendanaan merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan dan visi-misi daerah.

Bupati Sanjaya menekankan  kemandirian fiskal bukan sekadar angka statistik dalam APBD, melainkan wujud nyata kedaulatan daerah dalam merancang arah pembangunan secara mandiri.

“Semakin tinggi derajat kemandirian fiskal, semakin luas pula ruang gerak pemerintah daerah dalam merancang program yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Bupati Sanjaya melalui sambutannya, seraya menegaskan bahwa PAD harus menjadi tulang punggung stabilitas pembiayaan daerah.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya menginstruksikan seluruh jajaran di lingkup Pemkab Tabanan untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas instansi.

Ia menuntut agar para aparatur tidak hanya cakap dalam mengusulkan anggaran belanja, tetapi juga memiliki kepekaan, kreativitas, dan inovasi dalam menggali potensi pendapatan di sektor masing-masing.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tabanan, Ni Wayan Mariati, dalam laporannya menyampaikan sosialisasi ini bertujuan mengakselerasi kompetensi perangkat daerah dalam mengelola pendapatan. Langkah tersebut ditempuh melalui evaluasi regulasi, pemetaan kendala, pemutakhiran data, serta peningkatan efisiensi, transparansi, dan pengawasan penagihan pajak serta retribusi daerah secara berkelanjutan.***

Berita Lainnya

Terkini