Pertamina Patra Niaga Akhiri Satgas RAFI 2026, Konsumsi Energi di Bali Terkendali

Selama periode arus mudik dan balik, pasokan energi di Bali terjaga aman, dengan perjalanan masyarakat berlangsung lancar

6 April 2026, 08:39 WIB

Denpasar – PT Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 pada 1 April lalu.

Selama periode arus mudik dan balik, pasokan energi di Bali terjaga aman, dengan perjalanan masyarakat berlangsung lancar dan angka kecelakaan menurun dibanding tahun sebelumnya menurut data Polda Bali.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, mengungkapkan konsumsi LPG di Bali meningkat 3,8% dibanding kondisi normal.

Sebaliknya, konsumsi BBM jenis Gasoline dan Avtur menurun seiring berkurangnya jumlah pemudik, sementara gasoil juga turun akibat aktivitas industri yang melambat selama libur panjang.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, media, serta tim Pertamina yang siaga penuh.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menambahkan bahwa stok BBM, LPG, dan Avtur selama masa Satgas berada dalam kondisi aman dengan ketahanan 8–15 hari, tergantung produk dan wilayah.

Infrastruktur distribusi di Bali juga dipastikan siap melalui pengoperasian 2 terminal BBM, 214 SPBU, 4 SPBUN, 147 agen LPG, serta 1 terminal avtur, yang seluruhnya dimonitor 24 jam.

Selain menjaga pasokan energi, Pertamina Patra Niaga menghadirkan layanan tambahan bagi pemudik, termasuk Serambi MyPertamina di Bandara Ngurah Rai dengan fasilitas porter gratis.

Ahad menegaskan, hasil evaluasi Satgas RAFI 2026 akan menjadi dasar penyempurnaan strategi distribusi energi ke depan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi. ***

Berita Lainnya

Terkini