Denpasar – Produk peralatan rumah tangga lokal kini kian percaya diri bersaing di kancah global. Moorlife, unit bisnis di bawah naungan konglomerasi Tancorp, sukses mengekspor produk wadah plastik premium buatannya ke tujuh negara, mulai dari kawasan Asia hingga Eropa.
Founder & President of Moorlife, Hermanto Tanoko, mengungkapkan produk lokal ini telah rutin dikirim ke Filipina, Malaysia, Brunei, Rumania, Hungaria, hingga Mauritius.
Tak berhenti di situ, perusahaan juga tengah melirik pasar Amerika Serikat setelah sukses menarik perhatian dalam pameran dagang di Chicago.
“Bulan ini saja kami mengirim tiga kontainer,” ujar Hermanto di sela konferensi tahunan perusahaan di Sanur, Jumat (22/5).
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kualitas produk dalam negeri mampu bersaing dengan merek internasional.
Sejak berdiri pada 2013, Moorlife berkomitmen penuh pada manufaktur lokal, mulai dari desain hingga proses produksi.
Seluruh produknya dipastikan menggunakan bahan *food grade* yang aman bagi kesehatan.
Untuk mendukung ambisi global tersebut, perusahaan mengandalkan fasilitas pabrik berstandar internasional yang tersebar di Nganjuk, Sidoarjo, dan Serang, dengan melibatkan sekitar 500 tenaga kerja.
Selain sektor manufaktur, kunci kesuksesan Moorlife terletak pada model bisnis *direct selling* berbasis komunitas. Hingga kini, terdapat lebih dari 250 ribu anggota yang menjadi ujung tombak pemasaran di seluruh Indonesia.
Strategi ini dinilai efektif karena memberdayakan masyarakat untuk menjadi *entrepreneur* mandiri, bukan sekadar karyawan.
Hermanto menegaskan produk Moorlife tetap eksklusif dan tidak dijual di toko ritel umum maupun platform belanja daring.
Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan jaringan serta memberikan peluang penghasilan yang lebih optimal bagi para anggotanya.
Melihat tren pasar yang terus berubah, Moorlife pun terus berinovasi. Dalam acara bertema “Glow Up, Level Up, Menang!” tersebut, perusahaan meluncurkan lini produk generasi baru yang lebih modern, seperti aneka model *tumbler* yang dirancang khusus untuk memenuhi selera konsumen muda.
“Indonesia tidak kalah dengan produk luar negeri. Ini adalah karya anak bangsa yang harus terus kita dorong agar mampu berjaya, baik di rumah sendiri maupun di pasar global,” tutup Hermanto.***

