Yogyakarta – Warga Yogyakarta yang khawatir soal pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) usai adanya kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026: tidak perlu panik. Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di wilayah DIY dalam kondisi sangat aman.
Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations & CSR Jawa Bagian Tengah, menegaskan Pertamina sudah mengantisipasi adanya perpindahan konsumen dari Pertamax ke Pertalite.
Stok yang tersedia di Fuel Terminal Rewulu hingga ke SPBU saat ini jauh di atas rata-rata konsumsi harian masyarakat.
Untuk Pertalite saja, stoknya kini mencapai 12 kali lipat dari kebutuhan normal. Begitu pula dengan Solar yang tersedia 20 kali lipat, serta Pertamax dan Pertamina Dex yang stoknya mencapai 18 kali lipat.
“Stok aman banget. Kami evaluasi berkala untuk mencegah antrean panjang di SPBU,” ujar Taufiq, Kamis (11/6/2026).
Pertamina mencatat, lebih dari 98 persen konsumsi BBM masyarakat di Jawa Bagian Tengah masih didominasi oleh produk bersubsidi atau penugasan yang harganya tidak berubah.
Misalnya, porsi penggunaan Pertalite mencapai 73,3 persen dan Biosolar hingga 96,6 persen.
Dengan dominasi tersebut, kenaikan harga BBM non-subsidi dinilai tidak akan berdampak besar bagi mayoritas masyarakat.
Sebagai informasi, berikut adalah penyesuaian harga terbaru yang resmi berlaku:
Pertamax (RON 92):Naik dari Rp12.300 menjadi **Rp16.250/liter.
Pertamax Green 95 (RON 95): Naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000/liter.
Sementara itu, harga BBM lainnya tetap stabil, yakni:
Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax Turbo: Rp20.750/liter
Dexlite: Rp23.000/liter
Pertamina Dex: Rp24.800/liter
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan, penyesuaian harga ini dilakukan berdasarkan evaluasi tren harga minyak dunia dan formula yang ditetapkan pemerintah.
Fokus utama Pertamina tetap memastikan distribusi energi yang lancar serta kualitas layanan di seluruh SPBU.
Bagi masyarakat yang ingin memantau harga terbaru atau mencari lokasi SPBU terdekat, informasi lengkap bisa diakses melalui kanal resmi Pertamina, media sosial Pertamina Patra Niaga, atau aplikasi MyPertamina.***

