Denpasar – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelar aksi bersih-bersih pantai yang seru dan kompak pada Jumat (12/6/2026).
Tak tanggung-tanggung, aksi ini dilakukan serentak di empat lokasi sekaligus, yakni Pantai Kubujati, Pantai Penarukan, Pantai YPUH, dan Pantai Camplung.
Kegiatan ini dipandu langsung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng sebagai bentuk aksi nyata untuk menjaga keindahan pesisir Bumi Panji Sakti.
Sekretaris DLH Kabupaten Buleleng, Gede Suratanaya, menjelaskan aksi ini adalah tindak lanjut dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup yang sebelumnya dibuka di kawasan Danau Tamblingan.
“Kami memilih empat pantai ini untuk dibersihkan agar lingkungan pesisir kita tetap asri dan nyaman,” ujar Gede Suratanaya.
Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh pegawai pemerintah saja. Berbagai elemen mulai dari TNI/Polri, BUMD, kalangan akademisi, hingga pegiat lingkungan turut turun tangan langsung memungut sampah.
Gede Suratanaya menekankan menjaga kebersihan bukanlah tugas pemerintah semata.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif di masyarakat bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan saja, tetapi mulai tumbuh rasa kepedulian untuk menjaga lingkungannya sendiri,” tambahnya.
Upaya pengelolaan sampah di Buleleng mulai membuahkan hasil. Data menunjukkan adanya penurunan volume sampah yang masuk ke TPA Bangkala.
Hal ini menjadi bukti, langkah-langkah kecil yang dilakukan warga, seperti memilah sampah dari rumah dan tidak membuang sampah sembarangan, mulai membawa perubahan positif.
Harapannya, aksi bersih-bersih ini bisa memotivasi warga Buleleng untuk terus konsisten mengelola sampah dari rumah. Dengan disiplin menjaga kebersihan, pantai-pantai di Buleleng akan tetap indah dan tentu saja, bebas dari tumpukan sampah. ***

