Bupati Buleleng Lantik Direksi Perumda Tirta Hita, Naikkan Target Dividen Jadi Rp12 Miliar

14 Agustus 2026, 14:38 WIB

Buleleng – Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng kembali mempercayakan posisi Direktur Utama kepada I Made Lestariana dan Direktur Teknik kepada I Nyoman Suwirta untuk periode 2026–2031.

Keduanya menerima Surat Keputusan (SK) Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Air Minum THB Nomor 07/S.Kep/KPM/THB/VIII/2026.

SK tersebut diserahkan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna di Kantor Perumda Tirta Hita, Jumat (14/8/2026).

Bagi Lestariana, penunjukan ini menjadi periode ketiga memimpin perusahaan daerah tersebut.

Bupati Sutjidra meminta kepercayaan itu dibuktikan dengan kinerja, terutama dalam memperbaiki tata kelola dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya minta agar kepercayaan ini dijawab dengan kerja keras, integritas, profesionalisme, dan keberanian untuk melakukan perbaikan. Pertahankan apa yang sudah baik, perbaiki apa yang masih kurang, dan lakukan terobosan untuk hal-hal yang belum tercapai,” kata Sutjidra.

Menurut Sutjidra, Perumda Tirta Hita memiliki tanggung jawab besar karena bergerak di sektor pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, kinerja perusahaan tidak cukup hanya dilihat dari sisi keuntungan, tetapi juga dari kualitas dan keberlanjutan pelayanan air minum.

Lestariana mengatakan pihaknya akan meningkatkan target yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis 2025–2029. Salah satu strategi yang disiapkan yakni melakukan inovasi serta mencari skema pembiayaan kreatif untuk mendukung pengembangan perusahaan.

Ia mengatakan peningkatan pendapatan dan laba menjadi salah satu sasaran. Di saat yang sama, perusahaan akan berupaya menekan kehilangan air dengan memperkuat infrastruktur.

Target tersebut juga berkaitan dengan kontribusi Perumda Tirta Hita terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng.

“Untuk tahun ini kita memberikan kontribusi terhadap PAD di angka Rp9 miliar. Ke depan ditingkatkan menjadi Rp9,5 miliar, Rp10 miliar, Rp10,5 miliar, Rp11 miliar, hingga target akhir masa penugasan kita bisa mencapai kontribusi dividen Rp12 miliar,” jelasnya.

Selain mengejar peningkatan kontribusi ke daerah, Perumda Tirta Hita menargetkan perbaikan pelayanan kepada pelanggan.

Lestariana menyebut peningkatan akan dilakukan dari sisi kuantitas, kualitas, kontinuitas, keterjangkauan, hingga perluasan cakupan layanan.

“Dari segi pelayanan, otomatis kita harus meningkatkan pelayanan, baik dari sisi kuantitas, kualitas dan kontinuitas, termasuk keterjangkauan serta cakupan layanan kepada masyarakat agar semakin meluas,” pungkasnya. ***

Berita Lainnya

Terkini