50 Bhikkhu Lintas Negara Tebar Kedamaian Lewat Indonesia Walk For Peace 2026

Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i menambahkan tradisi umat Buddha yang menebar kedamaian sudah menjadi bagian dari kehidupan nusantara sejak ratusan tahun lalu

10 Mei 2026, 06:39 WIB

DenpasarIndonesia Walk For Peace 2026 resmi dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Bali. Sekitar 50 bhikkhu dari berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Laos, Thailand, Kamboja, Malaysia, dan Indonesia, akan menempuh perjalanan suci menuju Candi Borobudur, Magelang, Yogyakarta, dengan berjalan kaki selama 20 hari, mulai 9 hingga 28 Mei.

Gubernur Bali Wayan Koster hadir bersama Wakil Menteri Agama, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, untuk melepas rombongan.

Dalam sambutannya, Koster menekankan kegiatan ini sejalan dengan visi Nangun Sat Kerti Loka Bali, menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali demi kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut perjalanan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan pancaran kedamaian dari Bali yang akan melintasi empat provinsi.

“Perjalanan suci ini luar biasa, menjadi perhatian dunia, dan menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia untuk hidup penuh toleransi dan kedamaian,” ujar Koster.

Ia juga mengajak masyarakat di Bali dan provinsi lain yang dilalui untuk memberikan dukungan demi kelancaran acara.

Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i menambahkan apresiasinya. Menurutnya, tradisi umat Buddha yang menebar kedamaian sudah menjadi bagian dari kehidupan Nusantara sejak ratusan tahun lalu.

“Kegiatan ini membuktikan, semua agama mengajarkan persaudaraan, kasih sayang, dan toleransi,” jelasnya.

Acara pelepasan turut dihadiri Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, Forkopimda Bali dan Buleleng, Forum Kerukunan Umat Beragama, serta berbagai pihak terkait.

Indonesia Walk For Peace 2026 pun diharapkan menjadi simbol persaudaraan lintas bangsa dan agama, sekaligus inspirasi bagi dunia. ***

Berita Lainnya

Terkini