BBTF 2026: Jurus Indonesia Jadi Primadona Pariwisata Dunia Lewat Kuliner

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan BBTF wadah strategis untuk menjembatani keindahan alam Indonesia dengan kebutuhan pasar internasional yang semakin kompetitif.

30 Mei 2026, 05:09 WIB

Nusa Dua -Bali kembali menjadi pusat perhatian industri pariwisata global lewat ajang Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 yang resmi dibuka pada 29 Mei 2026.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan BBTF wadah strategis untuk menjembatani keindahan alam Indonesia dengan kebutuhan pasar internasional yang semakin kompetitif.

Mengusung tema unik, Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey, ajang ini menonjolkan kuliner Nusantara sebagai daya tarik utama yang wajib dicicipi wisatawan dunia.

Sebanyak 407 pembeli dari 44 negara dan 286 penjual dari berbagai daerah serta negara tetangga hadir untuk membuka peluang bisnis baru.

Menteri Widiyanti menekankan bahwa kunci sukses pariwisata masa depan bukan lagi hanya soal destinasi yang cantik, melainkan kesiapan produk yang terukur, harga kompetitif, dan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan.

Tak hanya fokus pada Bali, semangat Bali and Beyond”diusung untuk mengajak wisatawan mengeksplorasi destinasi unggulan lainnya seperti Lombok, Manado, hingga desa-desa wisata.

Dukungan pun datang dari Kementerian Luar Negeri yang menjadikan pariwisata sebagai alat diplomasi ekonomi melalui 131 perwakilan Indonesia di luar negeri, memperkuat citra Indonesia sebagai mitra pariwisata yang kredibel.

Ketua Panitia BBTF 2026, I Putu Winastra, menjelaskan bahwa tujuan besar tahun ini adalah mendorong quality tourism.

Ia menekankan pariwisata berkualitas tidak harus eksklusif, melainkan pariwisata yang memberikan nilai lebih bagi ekonomi nasional dan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

Dengan kolaborasi dari berbagai pihak, BBTF 2026 diharapkan menjadi langkah nyata agar produk wisata Indonesia semakin siap jual dan dipercaya oleh pasar global.***

Berita Lainnya

Terkini