Denpasar– Suasana khidmat namun penuh semangat mewarnai perayaan HUT ke-24 Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di Bali pada Sabtu (23/5/2026).
Bertempat di Sekretariat DPD Partai Golkar Bali, pengurus KPPG Bali mengikuti rangkaian tasyakuran secara virtual bersama pengurus pusat dan rekan-rekan KPPG se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua Umum KPPG, Hetifah Sjaifudin, memberikan pesan kuat perempuan tidak boleh hanya menjadi “pemanis” di panggung politik.
Ia berharap KPPG mampu mencetak sosok pemimpin perempuan yang benar-benar berperan aktif dalam sejarah dan penentu kebijakan bangsa.
Ketua KPPG Bali, I Gusti Ayu Mas Seri Lestari Prihatini—yang akrab disapa Gek Rani—menegaskan saat ini perempuan sudah memiliki posisi yang sejajar.
Ia percaya perempuan masa kini sudah sangat mampu tampil unggul, baik dalam organisasi maupun di tengah masyarakat luas.
“Kami berkomitmen untuk terus bergerak dan berkarya nyata,” ujar Gek Rani.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Gek Rani membocorkan beberapa program unggulan yang akan segera dijalankan oleh KPPG Bali.
Di antaranya adalah: Sekolah Perempuan “kawah candradimuka” untuk menggembleng kader agar menjadi figur yang tangguh, berkualitas, dan memiliki loyalitas tinggi.
Program keterampilan praktis yang diharapkan dapat membantu menekan biaya kebutuhan upacara adat bagi kaum perempuan di Bali, sekaligus menjadi tambahan peluang ekonomi bagi keluarga.
Perayaan sederhana yang ditandai dengan pemotongan tumpeng ini menjadi simbol komitmen KPPG Bali untuk terus berada di garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan serta mendukung penuh kebijakan partai ke depannya.***

