Kuta -Ustaz Hamzah menyampaikan ceramah penting mengenai adab, usaha, dan keyakinan dalam berdoa saat mengisi ibadah Salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, Tuban, Kuta, Badung, pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Dalam ceramahnya, Ustaz Hamzah mengingatkan para jemaah agar senantiasa berprasangka baik kepada Allah SWT dan tidak mudah berputus asa dalam memanjatkan doa.
Ustaz Hamzah menjelaskan bahwa tidak semua doa langsung dikabulkan oleh Allah SWT pada saat itu juga. Sebuah doa memerlukan proses, ikhtiar, usaha, serta sikap tawakal dari seorang hamba.
“Allah pasti akan mengabulkan doa kita pada waktu yang tepat. Ketahuilah, jika saja apa yang kita doakan menurut kita baik, belum tentu di mata Allah itu baik.Tetapi, apa yang di mata Allah itu baik untuk kita, maka pastilah itu adalah hal yang terbaik bagi kita,” ujar Ustaz Hamzah di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, Hamzah memaparkan beberapa poin penting agar doa seorang hamba lebih mudah diijabah oleh Allah SWT:
Menjauhi Sumber yang Haram: Ustaz Hamzah mengingatkan agar jemaah menjauhi segala sumber, makanan, minuman, dan pakaian dari hal-hal yang haram.
Mengonsumsi barang haram merupakan salah satu faktor utama penghambat dikabulkannya doa.
Tidak Berputus Asa: jamaah diingatkan untuk tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah SWT, baik dalam memohon rezeki, keturunan, maupun jabatan, serta selalu berprasangka baik kepada ketetapan-Nya.
Sebagai penguat, Ustaz Hamzah turut menceritakan sebuah kisah teladan dari negeri Yaman mengenai seorang anak fakir yang memiliki keyakinan penuh kepada Allah SWT.
Berkat ketekunannya dalam berdoa dan berprasangka baik tanpa mengenal putus asa, Allah SWT akhirnya mengabulkan doanya melalui petunjuk mimpi yang mempertemukannya dengan jodoh yang saleh/salehah.
Melalui ceramah ini, jemaah Salat Jumat Masjid Al-Ikhlas diingatkan untuk terus memperkuat keyakinan, senantiasa berusaha, serta menyerahkan segala hasil akhirnya kepada Allah SWT dengan penuh keikhlasan.***

