Kapolres Banjarnegara: Kasus Nenek Mencopet di Pasar Mandiraja Diselesaikan Kekeluargaan

3 Februari 2021, 21:36 WIB

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto/ist

Banjarnegara – Polres Banjarnegara berhasil menyelesaikan kasus
pencurian di Pasar Mandiraja yang melibatkan seorang nenek sebagai pelaku
secara kekeluargaan. Sebelumnya, publik dihebohkan dengan video viral tentang
aksi seorang nenek pencurian beberapa waktu lalu.

Dalam keterangannya kepada wartawan terkait kasus ini, Kapolres Banjarnegara
AKBP Fahmi Arifrianto, dilaksankan bersama komunitas Sarsipol Banjarnegara,
Rabu (3/2/2021).

Uniknya guna mematuhi protokol kesehatan dalam pers rilis Polres Banjarnegara
menggunakan Helm Gatotkaca Thermal dan Drone Jatayu Thermal Untuk mengecek
suhu tubuh dari jarak jauh.

Komunitas Sarsipol berperan penting dalam situasi pandemi. Pasalnya, berkat
Komunitas Sarsipol beberapa wilyah di Banjarnegara yang semula zona merah
dapat menurunkan tingkat kerawananya menjadi zona kuning.

Dalam keteranganya, Kapolres Banjarnegara mengatakan dalam menangani kasus ini
pihaknya menggunakan metode Restorative Justice atau upaya mediasi.

“Pelaku mengakui dan menyadari sepenuhnya bahwa perbuatannya melanggar hukum
dan berjanji tak akan mengulangi perbuatanya lagi. Korban juga telah memaafkan
dan memutuskan untuk tidak melanjutkan Laporanya namun diselesaikan secara
kekeluargaan,” terangnya.

Dari pernyataan kedua belah pihak maka kasus ini dinyatakan telah selesai.

Tak hanya membantu menyelesaikan persoalan tersebut, Polres Banjarnegara dan
Komunitas Sarsipol Banjarnegara juga memberi bantuan berupa sembako dan uang
tunai serta solusi kepada nenek RN untuk keluar dari permasalahan ekonomi
dengan memberikan pekerjaan.

“Dengan hal ini kami berharap nenek RN bekerja di Ponpes Alif Baa, secara
perekonomian ia dapat menghidupi kehidupan sehari-hari dan secara keagamaan
dapat mengetahui hal-hal apa yang baik dan tidak boleh dilakukan sehingga
tidak akan mengulangi hal yang sama,” kata Kapolres.

Kedepan nenek RN akan dititipkan di Ponpes Alif Baa dibawah kepemimpinan KH.
Khayatul Makki untuk mendapatkan bimbingan agama dan pekerjaan.

KH. Khayatul Makki berharap kejadian seperti ini tidak dijadikan model oleh
masyarakat lainnya.

“Mari kita saling perduli satu sama lain, Insya Allah kami akan membantu
bersama-sama nenek RN yang tidak memiliki pekerjaan ini,” ajaknya.

Kapolres Banjarnegara mengajak masyarakat untuk jeli melihat dan menganalisa
fenomena dalam masyarakat dengan melihat akar permasalaha serta lebih peduli
sesama. (Syailendra/Hms)

Berita Lainnya

Terkini