Denpasar – Astra Motor Bali kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya takaran oli mesin yang tepat, Sabtu (16/5).
Edukasi ini bukan sekadar teknis, melainkan kunci utama agar sepeda motor Honda tetap bertenaga, awet, dan bebas dari risiko kerusakan fatal.
Oli mesin bukan hanya cairan pelumas. Ia adalah “darah” bagi mesin, yang berfungsi melumasi, mendinginkan, membersihkan, sekaligus menjaga kerapatan komponen. Namun, takaran yang salah bisa menjadi bumerang.
– Oli berlebihan: piston terasa berat, tenaga mesin menurun, hingga berisiko menimbulkan kebocoran seal. Bahkan, oli bisa masuk ke ruang bakar dan menghasilkan asap putih yang mengganggu.
– Oli kurang: gesekan antar komponen meningkat, piston dan silinder cepat aus, mesin overheat, dan pada akhirnya bisa macet total.
TSD Manager Astra Motor Bali, Ngurah Palguna, menegaskan kesalahan umum konsumen adalah menganggap semakin banyak oli semakin baik.
“Padahal, pengisian oli harus sesuai standar pabrikan agar fungsi pelumasan bekerja optimal dan performa mesin tetap terjaga,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya servis rutin di bengkel resmi AHASS, tempat teknisi berpengalaman memastikan penggantian oli sesuai standar Honda sekaligus melakukan pemeriksaan menyeluruh.
“Dengan servis rutin, potensi kerusakan bisa dicegah lebih awal,” tambahnya.
Melalui kampanye ini, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada perawatan sepeda motor. Karena menjaga takaran oli bukan hanya soal mesin, tetapi juga soal kenyamanan, keamanan, dan kualitas hidup di jalan raya.***

