Aksi Nyata Pegadaian Praya: Bantu Pembangunan Sekolah hingga Edukasi Investasi Emas

Pegadaian tidak hanya berorientasi pada bisnis, tapi juga punya tanggung jawab sosial.

29 Juni 2026, 10:08 WIB

Lombok Tengah– PT Pegadaian (Persero) Cabang Praya baru saja melakukan aksi sosial di Yayasan Insan Tangkas, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah.

Kali ini, mereka menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk mempercepat pembangunan ruang kelas baru.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Kedatangan tim Pegadaian yang dipimpin langsung Pimpinan Cabang, Gunaji Agus Wibowo, disambut antusias oleh pihak yayasan, para guru, dan orang tua murid.

Gunaji mengungkapkan, bantuan ini adalah bentuk kepedulian Pegadaian terhadap dunia pendidikan.

Menurutnya, sekolah yang nyaman adalah kunci untuk menciptakan generasi masa depan yang berkualitas.

“Pegadaian tidak hanya berorientasi pada bisnis, tapi juga punya tanggung jawab sosial. Kami berharap bantuan ini membuat anak-anak lebih semangat belajar,” ujar Gunaji.

Tidak berhenti pada bantuan fisik, Pegadaian juga memanfaatkan momen tersebut untuk ‘melek finansial’ bersama para wali murid.

Mereka mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perencanaan keuangan sejak dini melalui investasi emas.

Dalam sesi edukasi, Pegadaian memperkenalkan produk unggulan mereka seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, hingga Arisan Emas.

Solusi ini ditawarkan agar masyarakat bisa merencanakan masa depan, termasuk biaya pendidikan anak, dengan cara yang aman dan terjangkau.

Para wali murid pun terlihat antusias berdiskusi. Banyak yang baru menyadari bahwa investasi tidak selalu harus dimulai dengan modal besar.

“Melalui edukasi ini, kami ingin masyarakat paham bahwa investasi bisa dicicil sesuai kemampuan. Ini adalah langkah bijak untuk mengelola keuangan keluarga,” tambah Gunaji.

Senada dengan hal tersebut, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar, Edy Purwanto, menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan bangsa.

Edy berharap sinergi antara bantuan sosial dan literasi keuangan ini bisa terus berjalan.

Tujuannya sederhana: agar Pegadaian tidak hanya dikenal sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Kami ingin membantu masyarakat mengakses layanan keuangan yang inklusif sekaligus membangun kebiasaan merencanakan masa depan dengan lebih baik,” tutup Edy. ***

Berita Lainnya

Terkini