Jangan Tunggu Tua! Raffi Ahmad dan BPJS Kesehatan Ingatkan Pentingnya Hidup Sehat Sejak Dini

Dirut BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menegaskan kesuksesan sejati adalah ketika masyarakat mampu menjaga kesehatan diri sendiri sehingga risiko penyakit bisa ditekan sejak dini.

28 Juni 2026, 11:34 WIB

Jakarta– Suasana kawasan Gelora Bung Karno (GBK) tampak lebih ceria dan bugar pada Minggu pagi ini. Ratusan peserta dari berbagai komunitas lari berkumpul untuk mengikuti Health Fun Run, sebuah kegiatan yang digelar BPJS Kesehatan dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-58.

Kegiatan lari santai ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan pesan kuat dari BPJS Kesehatan bahwa menjaga kesehatan itu jauh lebih baik daripada mengobati.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menekankan keberhasilan Program JKN tidak hanya diukur dari banyaknya orang yang berobat.

Baginya, kesuksesan sejati adalah ketika masyarakat mampu menjaga kesehatan diri sendiri sehingga risiko penyakit bisa ditekan sejak dini.

Program JKN ini dibangun atas semangat gotong royong. Jadi, kami tidak cuma memberi perlindungan saat masyarakat sakit, tapi juga terus mendorong pola hidup sehat agar masyarakat tetap produktif,” ujar Pujo.

Data BPJS Kesehatan pun menjadi pengingat penting. Saat ini, penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes mulai mengintai kelompok usia produktif dan anak muda.

Tercatat ada lebih dari 400 ribu peserta JKN di bawah usia 45 tahun yang terdiagnosis diabetes, dan lebih dari satu juta peserta di rentang usia yang sama terdiagnosis hipertensi.

Untuk membendung tren penyakit tersebut, BPJS Kesehatan gencar mempromosikan perilaku hidup sehat lewat berbagai cara, seperti skrining kesehatan berkala, edukasi, hingga program Prolanis Muda.

Pujo berharap, kegiatan Health Fun Run hari ini bisa memicu masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai rutinitas sehari-hari.

Langkah ini juga selaras dengan dukungan BPJS Kesehatan terhadap visi pemerintah dalam membangun SDM unggul demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Hadir dalam acara tersebut, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, ikut membagikan semangat.

Menurut Raffi, konsep gotong royong dalam JKN adalah kunci utama: yang sehat membantu yang sakit, dan yang mampu membantu yang membutuhkan.

“Buat generasi muda, jangan menunda hidup sehat. Mulai dari konsumsi makanan bergizi dan rutin olahraga,” ajak Raffi.

Ia juga menambahkan, kunci kesehatan sebenarnya sederhana, yakni dimulai dari niat. Sehat itu ada dua, dimulai dari hati lalu ditransfer ke otak.

“Kalau kita niatkan sehat, mindset kita pasti akan bergerak. Ingat, sehat itu mahal, jadi harus dijaga sejak dini,” tegasnya.

Sebagai informasi, hingga 1 Juni 2026, Program JKN telah menjangkau lebih dari 285 juta penduduk Indonesia atau sekitar 98 persen dari total populasi.

Dukungan dari puluhan ribu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta ribuan rumah sakit di seluruh pelosok negeri diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas. ***

Berita Lainnya

Terkini