Sleman -Warga Kapanewon Seyegan, Sleman, dihebohkan dengan fenomena munculnya api secara berulang di salah satu rumah warga.
Kejadian yang sudah berlangsung berkali-kali ini sempat memicu spekulasi mistis, namun ahli memastikan bahwa penyebabnya adalah penumpukan gas metana di bawah tanah.
Api muncul akibat reaksi segitiga api dari gas yang bertemu dengan oksigen di lokasi tersebut.

Pemilik rumah, Mutfia, menceritakan bahwa peristiwa ini pertama kali disadari saat sebuah kain basah tiba-tiba terbakar sendiri.
Meski sudah menempati rumah tersebut selama 16 tahun, baru kali ini fenomena aneh itu terjadi.
Karena merasa was-was, Mutfia bersama enam anggota keluarganya terpaksa mengungsi sementara waktu demi keselamatan.
Merespons hal ini, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, langsung meninjau lokasi bersama tim ahli dari UGM dan UPN Veteran Yogyakarta.
Pemkab Sleman berkomitmen mempercepat penelitian dengan menggandeng pihak terkait, termasuk berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memastikan penyebab pastinya.
Saat ini, pemerintah melalui BPBD telah menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga Mutfia selama masa pengungsian.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu mistis, karena penanganan ilmiah sedang dilakukan secara serius oleh pihak berwenang. ***

