10.200 Pelari dari 17 Negara Bakal Serbu Candi Prambanan di MJM 2026

Bagi para finisher, medali MJM 2026 menjadi incaran utama karena desainnya yang mengangkat Panggung Krapyak—salah satu ikon Sumbu Filosofis Yogyakarta yang diakui UNESCO.

19 Juni 2026, 18:44 WIB

Yogyakarta – Kawasan Candi Prambanan, Sleman, bakal menjadi pusat perhatian dunia lari pada Minggu, 21 Juni 2026 mendatang.

Ajang sport tourism bergengsi,Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026, resmi kembali digelar dengan skala yang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini, tercatat ada 10.200 pelari dari 17 negara yang akan ambil bagian.

Angka ini sekaligus mencatatkan rekor partisipasi terbanyak sejak MJM pertama kali dihelat pada 2017.

Mengusung tema “More Than a Race”, ajangi ini upaya nyata dalam menggerakkan ekonomi lokal, melestarikan lingkungan, hingga memperkenalkan budaya Jogja ke kancah internasional.

Panitia telah menyiapkan segudang kejutan agar para pelari betah. Sepanjang rute, akan ada lima titik hiburan budaya, termasuk penampilan Majestic Band di area Kraton untuk menemani langkah para pelari.

Bagi para finisher, medali tahun ini menjadi incaran utama karena desainnya yang mengangkat Panggung Krapyak—salah satu ikon Sumbu Filosofis Yogyakarta yang diakui UNESCO.

Untuk kenyamanan, fasilitas pendukung seperti water station, ambulans, hingga toilet juga ditambah hingga tiga kali lipat dibanding tahun lalu.

MJM 2026 juga membawa misi lingkungan melalui program ‘Mandiri Looping for Life”, Sebanyak 10.200 race pack yang dibagikan dibuat dari 1,25 ton tekstil daur ulang. Inisiatif ini diklaim berhasil memangkas emisi karbon hingga 68 ton CO2e dan menghemat jutaan liter air.

Tak ketinggalan, warga sekitar lokasi acara turut merasakan manfaatnya.

Melalui program Mandiri Sahabat Desa dan Bakti Kesehatan, terdapat bantuan berupa 2.800 paket sembako, perbaikan jalan, hingga layanan khitanan massal bagi warga di 28 desa sekitar Prambanan.

Pemerintah Daerah DIY menyambut positif gelaran ini. Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menyebut MJM adalah motor penggerak nyata pariwisata.

Riset dari Mandiri Institute pun memprediksi dampak ekonomi yang luar biasa; sektor kuliner (F&B) diproyeksikan melesat hingga 60 persen, sementara sektor penginapan diperkirakan tumbuh 21 persen.

Keamanan pelari pun menjadi prioritas utama. Bank Mandiri bekerja sama dengan AXA Mandiri memberikan proteksi asuransi kecelakaan diri dengan nilai pertanggungan mencapai Rp100 miliar.

Sementara itu, Visa Indonesia memastikan transaksi para pengunjung lebih praktis dan aman dengan berbagai kemudahan pembayaran digital.

Bagi para pelari dan nasabah Bank Mandiri, ada kabar gembira! Sepanjang Juni 2026, tersedia promo diskon hingga 50 persen di lebih dari 1.000 merchant kuliner legendaris dan mitra strategis di seluruh Yogyakarta. ***

Berita Lainnya

Terkini