Jakarta – Direksi baru BPJS Kesehatan periode 2026–2031 resmi meluncurkan delapan program Quick Wins sebagai langkah awal peningkatan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Program ini ditargetkan selesai dalam 100 hari kerja pertama dan dirancang untuk menjawab kebutuhan peserta agar memperoleh layanan yang cepat, solutif, serta terintegrasi.
Empat program Customer Centric meliputi:
-Respons Cepat Solutif – penanganan keluhan peserta dengan jangkauan komunikasi hingga ke desa.
-Iuran Kuat – optimalisasi penerimaan iuran melalui kolaborasi dan inovasi pembayaran.
-Prolanis Muda – pengelolaan penyakit kronis bagi peserta usia di bawah 45 tahun.
-Eliminasi Inefisiensi – pencegahan fraud dan pemanfaatan teknologi AI untuk verifikasi klaim.
Sementara itu, empat program Collaborative mencakup pemeriksaan kesehatan siswa sekolah rakyat, pemantauan tumbuh kembang anak penerima MBG, kerja sama dengan koperasi untuk jaminan kesehatan, serta pengiriman tenaga medis ke daerah 3T bersama TNI AL.
Inovasi utama yang mendapat sorotan adalah PANDAWA 24 jam, layanan administrasi melalui WhatsApp yang kini tersedia sepanjang hari dengan standar respons kurang dari lima menit untuk layanan prioritas.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menilai PANDAWA 24 jam sebagai bagian dari transformasi menuju digital welfare state.
Dukungan juga datang dari BKKBN dan BAZNAS yang menilai program ini sebagai terobosan besar dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Dengan hadirnya Quick Wins, BPJS Kesehatan menegaskan komitmen untuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, efisien, dan inklusif bagi seluruh peserta JKN. ***

