Dari Tukang Bangunan, Kerja Keras Anak Klaten Berbuah Gelar Mahasiswa Berprestasi UGM

Alfath mengikuti banyak kompetisi dengan 15 penghargaan nasional dan internasional hingga menyandang gelar Insan Berprestasi UGM tahun 2025. 

15 April 2026, 13:05 WIB

Yogyakarta–Debu proyek dan aroma semen pernah akrab bagi Alfath Qornain Isnan Yuliadi. Tangan yang dulu terbiasa merakit besi dan menggali fondasi kini justru sibuk menggenggam belasan penghargaan bergengsi.

Mahasiswa Program D4 Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), ini membuktikan, keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk bersinar di kampus kerakyatan.

Perjalanan Alfath menuju bangku kuliah tidaklah mudah. Lulusan SMK asal Klaten ini sempat menghadapi keraguan dari orang tuanya yang menginginkan ia segera bekerja setelah lulus.

Namun, sebagai anak kedua dari enam bersaudara, Alfath yakin pendidikan tinggi adalah jalan untuk mengangkat derajat keluarga.

Demi mewujudkan mimpi, ia membiayai sendiri pendaftaran UTBK dari hasil bekerja di proyek bangunan bersama sang ayah.

Dengan upah Rp 50 ribu per hari, ia menyisihkan sebagian untuk tabungan kuliah. Meski harus membagi waktu antara bekerja penuh waktu dan belajar di malam hari, bahkan sempat mengalami kecelakaan kerja, semangatnya tak pernah surut.

Kerja keras itu terbayar saat ia menjadi satu-satunya siswa dari sekolahnya yang lolos seleksi masuk UGM.

Lebih membanggakan lagi, Alfath mencatat sejarah sebagai orang pertama di keluarganya yang berhasil kuliah.

Sejak semester tiga, Alfath mulai aktif berorganisasi dan mengikuti berbagai kompetisi.

Hasilnya, ia berhasil meraih sekitar 15 penghargaan nasional dan internasional, termasuk menjadi finalis di Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Atas prestasi tersebut, ia dianugerahi gelar Insan Berprestasi UGM tahun 2025.

Di akhir kisahnya, Alfath berpesan kepada generasi muda agar tidak menyerah pada keterbatasan:

“Tugas kita bukan menerka masa depan, tapi memaksimalkan apa yang bisa dilakukan sekarang, supaya nanti tidak menyesal.” ***

Berita Lainnya

Terkini