Balinale 2026 Buka Festival Dengan Film Euphoria, Ditutup Lewat The End

2 Juni 2026, 06:14 WIB

Denpasar – Bali International Film Festival (Balinale) resmi membuka penyelenggaraan edisi ke-19 pada tanggal  1 hingga 7 Juni 2026 di Sanur, Bali, dengan Icon Bali Mall dan Cinema XXI sebagai pusat pemutaran, serta The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel sebagai venue terpilih untuk rangkaian program festival.

Tahun ini Balinale mengusung tema semangat “Stories Worth Experiencing”, yang menghadirkan menghadirkan 94 film dari 38 negara, termasuk 20 World Premiere, 10 International Premiere, dan 26 Asian Premiere.

Festival ini menjadi ruang pertemuan bagi sineas, penonton, pelaku industri, komunitas, dan mitra lintas negara untuk merayakan cerita cerita yang menggerakkan, menantang, dan menginspirasi.

Rangkaian Balinale 2026 dibuka pada tanggal 1 Juni dengan Opening Night Film Euphoria karya Julian Rosefeldt. Film Pembukaan Malam Festival berjudul Euphoria, karya sutradara Julian Rosefeldt (Jerman, Ukraina, Bulgaria, Amerika Serikat).

Pada 2 Juni, kolaborasi dengan Asian Film Awards Academy (AFAA) melalui Hong Kong Film Gala Presentation mulai hadir dalam jadwal festival, antara lain melalui pemutaran Ciao UFO. Program Hong Kong Film Gala Presentation kemudian berlanjut dengan beberapa karya pilihan dari Hong Kong sepanjang festival.

Kolaborasi dengan AFAA memperkuat kehadiran sinema Asia di Balinale dan membuka ruang bagi penonton Indonesia untuk menikmati karya-karya Hong Kong yang beragam, mulai dari drama, komedi, kisah anak muda, hingga genre yang lebih populer dan menghibur.

Enam film yang menjadi bagian dari program AFAA/Hong Kong Film Gala Presentation adalah Road to Vendetta, Night King, Golden Boy, Gamer Girls, Ciao UFO, dan Back to the Past.

Tahun ini, Balinale kembali menegaskan posisinya sebagai festival film internasional berkualifikasi Academy Award® pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk kategori Best Short Film.

Selain menghadirkan program kompetisi internasional, Balinale juga memperkenalkan kategori penghargaan Best Indonesian Short, Tapestry of Indonesia yang merayakan kekayaan dan keberagaman cerita dari Indonesia.

Di luar pemutaran film, Bali Film Forum di The Meru Sanur menjadi platform industri yang penting untuk mempertemukan pembuat film, produser, profesional industri, dan mitra kreatif. Forum ini membuka percakapan mengenai kolaborasi, produksi, co-production, pengembangan talenta, serta peluang yang dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem perfilman global.

Pada 5 Juni, Balinale akan menyelenggarakan Awards Night Celebration sebagai malam apresiasi bagi karya karya terbaik, para sineas, dan kontribusi kreatif yang telah memperkaya festival tahun ini.

Balinale 2026 akan ditutup dengan The End, film musikal karya Joshua Lincoln Oppenheimer (Denmark, Jerman, Irlandia, Italia, Inggris, Swedia, Amerika Serikat) yang menjadi Closing Night Film pada tanggal 7 Juni 2026 yang menandai penutup dari satu minggu perayaan sinema, komunitas, dan pengalaman budaya di Sanur.***

Berita Lainnya

Terkini