Ekonomi Kreatif dan Ritel Modern: M Fest 2026 Dorong Perputaran Bisnis UMKM dan Loyalitas Pelanggan di Bali

Memasuki tahun penyelenggaraan keempat dengan mengusung tema Level Up with Max, M Fest 2026 dirancang dengan skala yang jauh lebih besar dan menargetkan hingga puluhan ribu pengunjung.

9 Oktober 2026, 20:33 WIB

Denpasar— Penyelenggaraan festival tahunan M Fest 2026 yang diinisiasi oleh jaringan convenience store modern M Mart di Pantai Mertasari, Sanur, pada Sabtu, 7 November mendatang, bakal menjanjikan hiburan masif bagi generasi muda.

Tak kalah pentingnya, di balik deretan musisi papan atas seperti Tiara Andini, NIDJI, hingga Tika Pagraky & Wira Krisna, ajang ini merefleksikan strategi bisnis ritel modern dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan dan integrasi ekosistem digital.

Memasuki tahun penyelenggaraan keempat dengan mengusung tema Level Up with Max, M Fest 2026 dirancang dengan skala yang jauh lebih besar dan menargetkan hingga puluhan ribu pengunjung.

Melalui pembagian dua area utama—Maxland yang terbuka gratis untuk umum sejak pagi dan area konser khusus Maxperience—acara ini mengintegrasikan aktivitas komersial ritel, pemberdayaan UMKM lokal, serta pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi My M Mart.

Dari sisi bisnis ritel, manajemen M Mart mengoptimalkan pendekatan omnichannel yang menghubungkan pengalaman belanja di ratusan gerai fisik dengan layanan aplikasi pelanggan.

Akses masuk ke area Maxperience dikaitkan langsung dengan skema transaksi belanja yang memenuhi syarat di gerai M Mart manapun.

Model bisnis ini terbukti efektif dalam mendongkrak transaksi ritel harian sekaligus memberikan nilai tambah bagi para anggota (members) tanpa harus membeli tiket secara terpisah.

Seiring tingginya antusiasme pasar, kapasitas akses Maxperience yang disiapkan tahun ini juga meningkat mendekati dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

“Kami ingin M Fest punya energi sejak pagi. Siapapun bisa datang untuk olahraga, ikut kompetisi, menikmati makanan, bertemu berbagai komunitas, lalu lanjut sampai malam untuk nonton konser.

“Tidak harus datang dengan alasan yang sama, yang penting semua bisa menemukan sesuatu yang mereka suka di sini,” ujar Ramesh Ram Khaerudin, Managing Director M Mart.

Selain memperkuat loyalitas konsumen terhadap jenama ritel, perhelatan ini memberikan dampak ekonomi langsung yang konkret bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penyediaan puluhan booth di area publik Maxland membuka ruang komersial yang strategis bagi pelaku usaha lokal kuliner dan produk kreatif untuk memperluas jangkauan pasar, berinteraksi langsung dengan konsumen, serta menggerakkan roda perekonomian lokal secara inklusif.

Dengan memadukan strategi pemasaran berbasis komunitas, integrasi aplikasi digital ritel, dan dukungan nyata terhadap pelaku usaha kecil, M Fest 2026 menegaskan posisi industri ritel modern sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata di Bali.***

Berita Lainnya

Terkini