JEMBRANA –
Menjelang pelantikan Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf
Kalla aparat memperketat keamanan pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk,
Jembrana sebagai pintu masuk Bali. Status siaga satu diberlakukan
jajaran Polres Jembrana dengan menggelar apel siaga pengamanan di
Jembrana untuk mengamankan hajatan nasional tersebut, Minggu (19/10/14).
“Kami libatkan 440 personel dibagi di masing-masing
polsek dan polres, untuk mengantisipasi keamanan dan menjaga
kondusifitas wilayah,” jelas Kapolres Jembrana AKBP Harry Hariyadi. Harry mengatakan, pengamanan pelantikan dilakukan dengan meningkatkan kegiatan oprasi yustisi dan oprasi jalan raya.
Kegiatan dilakukan dua kali dalam sehari dengan melibatkan sejumlah personil dari semua unsur kepolisian. Sebut
saja, patroli rutin menyasar tempat-tempat berpotensi rawan gangguan
kamtibmas, termasuk meningkatkan kunjungan dialogis oleh para
Babinkantibmas.
“Kami maksimalkan pengamanan di Jembrana agar tetap aman dan kondusif saat pelantikan Presiden RI itu,” sebut dia. Selain itu, peningkatan pengawasan terkait kelompok-kelompok masyarakat yang akan merayakan pelantikan Jokowi di daerah.
Mereka para pendukung Jokowi-JK agar tidak terlalu berlebihan merayakan kemenangan. “Ya kami harapkan, perayaannya sampai mengganggu keamanan,” imbuhnya. Kesiapan kepolisian ditunjukkan Polsek Mendoyo yang melaksanakan siaga 1 menggelar oprasi yustisi dan oprasi jalan raya.
Petugas merazia rumah kos, mes warung remang-remang, penginapan dan hotel serta tempat-tempat rawan. Semua
penduduk pendatang, baik perempuan maupun laki-laki yang dijumpai
tinggal di wilayah hukumnya di data dan diberikan pembinaan agar turut
serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. (dar)

