Perjuangan Penuh Drama, Muhammad Kiandra Ramadhipa Amankan Poin Penting di Prancis dan Masuk 5 Besar Paruh Musim

Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, sukses menutup paruh musim FIM MotoJunior World Championship dengan tambahan poin penting di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis

28 Juli 2026, 08:24 WIB

Jakarta — Gelaran ajang balap dunia kembali diwarnai oleh aksi membanggakan dari talenta muda Indonesia. Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, sukses menutup paruh musim FIM MotoJunior World Championship dengan tambahan poin penting di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis, pada Minggu (26/07/2026).

Remaja asal Sleman, Yogyakarta, ini berhasil mengamankan posisi ke-12 sekaligus mengunci tempat di jajaran 5 besar klasemen sementara.

Jalannya balapan sepanjang 15 lap tersebut tidak dilalui dengan mudah oleh pebalap berusia 16 tahun yang membela Honda Asia-Dream Racing Team ini.

Memulai start dari grid ke-12, Ramadhipa sempat mengalami sedikit kendala di garis awal yang membuatnya harus rela tercecer hingga posisi ke-18 pada lap-lap awal.

Kendati demikian, mental pantang menyerah langsung ditunjukkan oleh pebalap lulusan Astra Honda Racing School 2022 tersebut.

Dengan motor Honda NSF250RW, ia langsung tancap gas dan secara impresif berhasil melibas tujuh pebalap sekaligus hanya dalam rentang waktu tiga lap.

Upaya keras tersebut sempat membawanya merangsek naik ke posisi ke-11. Sayangnya, rombongan pebalap terdepan sudah terlanjur menciptakan jarak yang cukup jauh—lebih dari tiga detik—sehingga sulit untuk dikejar.

Meski peluang untuk menyodok ke grup terdepan kian menipis, semangat Ramadhipa sama sekali tidak luntur.

Ia memilih untuk fokus memimpin persaingan ketat di grup kedua. Memasuki lap penutup, ia sempat memimpin rombongan tersebut di posisi ke-11 sebelum akhirnya harus puas finis di urutan ke-12.

Selepas balapan, Ramadhipa secara terbuka mengakui kesalahan kecil yang dilakukannya saat lepas dari garis start. “Saya melakukan kesalahan saat start sehingga motor mengalami wheelie dan saya turun ke posisi ke-18. Rombongan terdepan sudah terlalu jauh untuk dikejar, sehingga saya memutuskan bertarung di grup kedua demi mengamankan poin,” ungkap Ramadhipa. Meski merasa ini bukan akhir pekan terbaiknya, ia tetap memetik banyak pelajaran berharga dan bertekad memanfaatkan jeda musim panas untuk berlatih lebih keras demi hasil yang lebih maksimal di seri berikutnya.

Dukungan penuh turut disuarakan oleh General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya. Ia memberikan apresiasi tinggi atas kegigihan dan semangat juang yang ditunjukkan oleh sang pebalap muda di kancah internasional. “Kami melihat semangat yang kuat dari Ramadhipa untuk bangkit dan melesat lebih kencang di setiap kesempatan. Kami optimistis ia akan tampil lebih baik pada seri selanjutnya,” ujar Andy, menegaskan komitmen AHM dalam mendampingi perjalanan karier balap sang pebalap.

Tambahan empat poin dari seri Prancis ini membuat Ramadhipa kini mengoleksi total 64 poin, menempatkannya di posisi kelima klasemen sementara. Catatan impresif ini diraih berkat performa konsisten sepanjang paruh pertama musim, termasuk raihan tiga kemenangan serta satu podium di putaran pembuka Barcelona. Meski kini terpaut 30 poin dari sang pemuncak klasemen, peluang remaja asal Sleman ini untuk terus bersaing di papan atas masih terbuka sangat lebar.

Selanjutnya, para pebalap FIM MotoJunior World Championship akan memasuki masa jeda musim panas selama kurang lebih enam pekan. Aksi menegangkan Ramadhipa dan para pebalap muda dunia lainnya baru akan kembali bergulir pada putaran kelima yang dijadwalkan berlangsung di Circuit Ricardo Tormo, Spanyol, pada 4-6 September 2026 mendatang. ***

Berita Lainnya

Terkini