DENPASAR – Dalam upaya meningkatkan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik Ombudsman Republik Indonesia (ORI) membutuhan sumber daya manusia terbaik dan berintegritas yang diharapkan dapat mengemban tugas dan fungsi lembaga negara itu dengan baik.
Pada tahun 2014, ORI tingkat pusat maupun beberapa perwakilan di daerah kembali memberikan kesempatan kepada putra putri warga negara Indonesia (WNI) terbaik untuk bergabung dengan ORI di beberapa posisi.
Posisi yang akan diperebutkan yakni Kepala Perwakilan dan Calon Asisten Ombudsman RI. Beberapa perwakilan yang membutuhkan SDM baru yakni Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Banten dan Kalimantan Tengah.
Sedangkan posisi calon Asisten Ombudsman baru dibutuhkan di 10 provinsi yakni Sumatra Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatra Selatan dan Bali.
Kepala Ombudsman Perwakilan Bali Umar Ibn Alkhatab mengungkapkan, Bali sebagai daerah yang memiliki heteregonitas cukup tinggi dan populasi penduduk yang besar, menjadi tantangan tersendiri bagi lembaganya untuk bisa berkiprah lebih baik lagi.
“Kami masih kekurangan untuk calom asisten baru, seiring semakin banyaknya laporan masyarakat yang harus kami tangani dengan cepat,” katanya di Kantor ORI Perwakilan Bali Jalan Diponegoro 182 Denpasar, Rabu (8/10/14).
Dengan jumlah 2 asisten yang ada saat ini, dipandang belum cukup dalam merespons tantangan dan dinamika masyarakat di Pulau Bali yang bergerak cepat. Salah satu kendala dihadapi saat ini, lantaran terbatasnya jumlah SDM, sehingga tidak bisa menjangkau cakupan wilayah kerja di Pulau Bali yang luas. Kondisi itu, mempengaruhi proses penyelesaian laporan yang disampaikan ke lembaganya.
Diharapkan, penambahan tenaga asisten baru, bisa membantu mempercepat penyelesaian laporan masyarakat terkait penyelenggaraan birokrasi atau pelayanan publik lainnya yang disampaikan ke Ombudsman. Karenanya, mereka yang memenuhi persyaratan untuk tidak ragu mendaftar sebagai asisten bergabung di ORI Bali, dalam proses rekruitmen yang dibuka sejak 5 Oktober hingga 15 Oktober 2014.
Umar menambahkan, beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi oleh pendaftar di antaranya berusia paling rendah 22 tahun dan paling tinggi 30 tahun, pendidikan Sarjana dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) minimal 2,80 (diutamakan Sarjana Hukum, Sarjana Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Sarjana Administrasi Negara dan Sarjana Statistik).
Pendaftaran bisa dilakukan secara online di website ORI beralamatkan www.ombudsman.go.id atau bisa membawa langsung lamaran ke Kantor ORI Perwakilan Bali Jalan Diponegoro 182, Denpasar, Bali. Untuk informasi lebih jelasnya, bisa menanyakan langsung ke Kantor ORI Perwakilan Bali atau bisa melihat website resmi ORI. (rma)

