Singasana– Kabupaten Tabanan kembali mempertegas dominasinya dalam mencetak generasi muda berprestasi di kancah daerah maupun nasional.
Dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026, satu perwakilan terbaik Bumi Makepung berhasil menembus tingkat nasional, sementara sembilan delegasi lainnya siap mengemban tugas di tingkat provinsi dan kabupaten.
Prestasi gemilang tersebut diraih oleh Ni Luh Made Pradnya Dewi Paramita, siswi SMK Pariwisata Triatma Jaya Tabanan.
Ia dipastikan menjadi wakil Bali dalam formasi Paskibraka Nasional 2026 setelah melewati serangkaian ujian yang kompetitif.
Di sisi lain, Ni Kadek Gita Prasetya Dewi dari SMAN 1 Selemadeg, meski belum lolos di tingkat provinsi, akan tetap memberikan pengabdian terbaiknya sebagai anggota Paskibraka di tingkat Kabupaten Tabanan.
Keberhasilan ini merupakan buah manis dari perjuangan sepuluh putra-putri terbaik Tabanan yang dikirim mengikuti seleksi tingkat Provinsi Bali dan Pusat. Selain Pradnya dan Gita, nama-nama yang turut mengharumkan nama daerah antara lain:
Putu Krishna Arya Dharma (SMAN 1 Tabanan)
I Komang Agus Dava Santanu Putra (SMK Pariwisata Triatma Jaya Tabanan)
I Made Indra Kusuma Wardana (SMAN 1 Kerambitan)
AA Made Surya Negara Wiratama (SMAN 1 Tabanan)
Dewa Nyoman Arsa Manahan (SMAN 1 Tabanan)
Ni Putu Vivin Cahyani (SMAN 1 Kediri)
Kadek Sri Sathya Laksmi Dewi (SMAN 1 Kediri)
Ni Komang Ayu Triyana Dewi (SMAN 2 Tabanan)
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabanan, I Putu Dian Setiawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian anak asuhnya. Menurutnya, hasil ini adalah bukti nyata kualitas kedisiplinan dan mentalitas pemuda Tabanan.
Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Tabanan. Anak-anak yang terpilih adalah mereka yang telah melalui proses seleksi sangat ketat.
“Kami berharap mereka mampu menjalankan tugas dengan baik dan menjadi teladan nyata bagi generasi muda lainnya dalam hal disiplin serta wawasan kebangsaan,” ungkap Dian Setiawan.
Ia juga menambahkan, keberhasilan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh pelajar di Tabanan untuk terus memupuk jiwa nasionalisme dan meningkatkan kapasitas diri.
Perjalanan para peserta tidaklah mudah. Mereka harus menaklukkan berbagai tahapan seleksi yang menguji ketahanan fisik dan kecerdasan, mulai dari tes kesehatan, psikologi, wawasan kebangsaan, hingga keterampilan baris-berbaris (PBB).
Sebagai representasi terbaik dari daerah, para pemuda ini kini bersiap mengemban tugas mulia.
Puncaknya, mereka akan menjadi bagian penting dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten. ***

