Flores –
— Telkomsel mengambil langkah cepat dalam merespons bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mengusung semangat “Melayani Sepenuh Hati”, perusahaan telekomunikasi seluler terkemuka ini menyalurkan bantuan logistik langsung ke sejumlah titik pengungsian utama guna mendukung masa tanggap darurat dan pemulihan warga.
Bantuan kemanusiaan tersebut didistribusikan ke beberapa wilayah terdampak parah, meliputi Posko BNPB Pengungsian Sikka, Posko BNPB Mbay di Kabupaten Nagekeo, Perkampungan Gencor dan Redo di Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, serta Perkampungan Pang Lembor di Kabupaten Manggarai Barat.
Vice President Consumer Business Area Jawa Bali Telkomsel, Muharlis, menyatakan kehadiran perusahaannya bukan sekadar memulihkan infrastruktur telekomunikasi, melainkan juga wujud kepedulian nyata terhadap beban sosial masyarakat.
“Kami menyampaikan simpati kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa di Flores. Melalui bantuan yang kami salurkan di sejumlah titik pengungsian dan posko tanggap darurat, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan.
“Kami juga terus berupaya memastikan akses komunikasi tetap tersedia agar masyarakat dapat terhubung dengan keluarga, memperoleh informasi penting, serta mendukung koordinasi penanganan bencana,” ujar Muharlis.
Inisiatif ini pun mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari pemerintah daerah setempat. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, Muhamad N. Karim, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi yang dibangun oleh pihak korporasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, khususnya Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Tektonik, menyampaikan terima kasih kepada Telkomsel atas bantuan logistik yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Sikka.
“Kami berharap bantuan ini dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran dan dapat membantu meringankan kebutuhan para korban terdampak. Kami juga berharap kolaborasi dan dukungan Telkomsel dapat terus berlanjut selama masa pemulihan,” ungkap Muhamad N. Karim.
Selain menyalurkan sembako dan logistik darurat, Telkomsel memastikan kelancaran komunikasi warga dengan menghadirkan Paket Darurat seharga Rp1 bagi pelanggan di wilayah terdampak. Paket dengan masa aktif selama tujuh hari ini mencakup kuota internet 3 GB, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon yang dapat diaktifkan dengan mudah melalui akses *888*20#.
Di lokasi pengungsian, Telkomsel juga mendirikan posko Wi-Fi gratis serta membagikan kartu perdana dan layanan internet langsung kepada para pengungsi. Salah satu warga terdampak di Kabupaten Sikka mengaku sangat terbantu dengan fasilitas tersebut.
“Terima kasih kepada Telkomsel atas internet gratis dan kartu yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu kami selama berada di pengungsian dan memudahkan kami untuk tetap berkomunikasi,” tutur salah seorang warga.
Sebagai bentuk pelibatan publik, Telkomsel turut mengajak seluruh pelanggan setianya untuk berdonasi melalui program “Bersama Bantu Flores Bangkit”. Melalui skema penukaran poin, pelanggan dapat mendonasikan 500 Telkomsel POIN senilai Rp500 untuk membantu meringankan beban korban bencana.
Seluruh rangkaian aksi kemanusiaan ini dikoordinasikan secara intensif bersama pemerintah, BNPB, BPBD, TelkomGroup, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan efektivitas serta ketepatan sasaran distribusi bantuan di lapangan.***

