Wah..Eks Teroris Jadi Pendamping Jamaah Haji

11 Oktober 2014, 07:58 WIB

KUTA – Para narapidana kasus teroris yang sebentar lagi bisa menghirup udara bebas bakal dirangkol oleh Kementerian Agama untuk dipekerjakan sebagai tenaga musiman haji atau temus. “Tahun ini ada 150 narapidana kasus teroris yang bebas, mereka ini akan kami  lihat siapa yang memenuhi persyaratan sebagai tenaga musiman haji,” ucap wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Pelatihan Jurnalisme Damai yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme BNPT di Kuta, Jumat (10/10/14).

Mereka para narapidana teroris itu, harus diakui tidak sedikit yang memiliki keahlian berbahasa Arab, pemahaman agama yang kuat dan penguasaan teknologi yang baik. Karenanya, dari pada mereka tidak punya aktivitas yang jelas padahal punya tanggungjawab kepada keluarganya, sehingga harus dirangkul untuk dipekerjakan sesuai keahliannya.

“Ketimbang mereka bergabung ke ISIS atau direkrut pihak pihak yang tidak bertanggungjawab lainnya, ya kita rangkul,” dalih Umar. Sejauh ini, pihaknya telah melakukan identiifkasi siapa-siapa dari mereka yang berkemampuan dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Kemenag.

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah melakukan pendekatan dengan tokoh tokoh eks teoris. Di antara mereka ada yang telah insyaf dan ada pula yang belum bisa berubah meskipun telah dipenjara empat tahun lebih.

Dia meyakini, lewat pendekatan yang persuasif dan membangun kesadaran akan semakin menyentuh mereka sehingga  bangga dengan Tanah Air. Bahkan, eks napi teroris yang sudah berubah itu, yang semula anti merah putih, anti garuda, kini sangat hafal jka disuruh menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Hanya saja, memang tidak semua eks teroris akan dipekerjakan karena harus tetap melihat sejauh mana telah memiliki kesadaran memgemban amanah yang besar sebagai oendamping jamaah haji di Arab Saudi. (rma)

Berita Lainnya

Terkini