Wabup Buleleng Supriatna menegaskan, pemberian makanan tambahan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka stunting.

24 April 2026, 21:18 WIB

Buleleng – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui intervensi langsung kepada kelompok sasaran.

Pada Jumat (24/4/2026), Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menyerahkan bantuan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 81 penerima bantuan terdata, terdiri dari 19 balita terdampak stunting, 19 balita dengan kategori kurang gizi, serta 43 ibu hamil.

Selain itu, disalurkan pula 100 dus paket makanan tambahan untuk balita dan 50 dus untuk ibu hamil. Program ini melibatkan Dinas Sosial, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta pemerintah kelurahan.

Supriatna menegaskan, pemberian makanan tambahan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka stunting.

Program ini dijalankan secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk PKK dan GOW, dengan sasaran ibu hamil serta anak berisiko stunting.

Ia menjelaskan, data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan angka stunting di Buleleng sekitar 13 persen, sementara pendataan Dinas Kesehatan mencatat 3,35 persen.

Perbedaan data tersebut, menurutnya, menjadi bahan evaluasi untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Wabup Supriatna juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, kader posyandu, serta pemerintah desa dan kelurahan yang aktif mendukung program percepatan penurunan stunting.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak agar penanganan stunting berjalan efektif dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci. Dengan kerja bersama, kami optimis angka stunting di Buleleng dapat terus ditekan,” ujarnya. ***

Berita Lainnya

Terkini