Busungbiu Festival: Merajut Budaya, Menggerakkan Ekonomi Warga

19 Mei 2026, 11:27 WIB

BulelengBusungbiu Festival 2026 bukan sekadar pesta hiburan tahunan. Di balik panggung seni dan keramaian, festival ini menjadi ruang hidup bagi budaya lokal sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan, Busungbiu menyimpan potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, seni budaya, hingga ekonomi kreatif.

Komoditas unggulan seperti cengkeh, kopi, kakao, dan kelapa telah lama menjadi tulang punggung ekonomi warga.

Festival ini adalah wadah pelestarian budaya, promosi potensi daerah, sekaligus penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Sutjidra, Minggu (17/5/2026).

Perayaan Busungbiu Festival menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Semangat gotong royong yang terpancar dari penyelenggaraan acara ini menunjukkan kekuatan kebersamaan warga, terutama setelah lama tidak ada festival tingkat kecamatan di Buleleng.

“Atas nama Pemkab Buleleng, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kecamatan Busungbiu dan seluruh komponen masyarakat yang telah bekerja keras menghadirkan festival ini,” tambahnya.

Festival ini menampilkan seni dan tradisi lokal, tetapi juga membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM, industri rumah tangga, dan ekonomi kreatif.

Pemerintah daerah berkomitmen terus memperkuat infrastruktur dan konektivitas wilayah demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Nilai kebersamaan masyarakat Busungbiu adalah modal penting untuk membangun daerah agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Sutjidra.

Ia berharap festival ini menjadi agenda seremonial dan menjadi penguat identitas daerah serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Bali.

“Pemkab Buleleng akan selalu mendukung kreativitas masyarakat yang mampu mendorong penguatan budaya, pariwisata, ekonomi kerakyatan, dan pemberdayaan warga,” tutupnya.***

Berita Lainnya

Terkini