Anggaran Internet Blora Dipangkas, Efisiensi Capai Setengah Miliar Rupiah

Anggaran internet seluruh OPD rumah sakit, dan kecamatan di Blora dipangas dari total anggaran Rp 2,5 miliar, menjadi Rp 1,9 miliar.

20 April 2026, 07:12 WIB

Blora – Pemerintah Kabupaten Blora resmi mengumumkan langkah efisiensi besar dalam penggunaan anggaran internet di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), rumah sakit, dan kecamatan. Dari total anggaran sekitar Rp 2,5 miliar, kini dipangkas menjadi Rp 1,9 miliar.

Artinya, terdapat penghematan lebih dari Rp 600 juta yang akan dialihkan untuk mendukung program prioritas pemerintah pusat serta perbaikan infrastruktur daerah.

Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan kebijakan ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik. Efisiensi dilakukan dengan menetapkan standar penggunaan jaringan: OPD dibatasi hingga 100 Mbps, sementara kecamatan 50 Mbps.

“Puskesmas dan unit pelayanan masyarakat tetap dijamin kecukupan akses internet,” katanya melansir blorakab.go.id.

Selain itu, langganan aplikasi berbayar seperti Capcut dan Canva di salah satu dinas dihentikan agar tidak lagi membebani anggaran.

Kepala Dinkominfo Blora, Pratikto Nugroho, menambahkan kebijakan ini segera diimplementasikan dan akan dievaluasi jika berdampak pada pelayanan.

Dengan langkah ini, Blora tidak hanya menekan biaya operasional, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan dana efisiensi untuk pembangunan yang lebih produktif.

Pemerintah daerah juga berencana menggandeng CSR untuk memperluas akses wifi publik, sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan internet. ***

Berita Lainnya

Terkini