Denpasar – Suasana hangat menyelimuti Maha Vihara dan Pusdiklat Buddha Maitreya, Jalan Gunung Soputan, Denpasar, selama akhir pekan ini (30-31 Mei 2026).
Dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak 2570 BE, Mapanbumi Bali menggelar acara yang memadukan spiritualitas, kesehatan, dan kebersamaan.
Tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” dipilih tahun ini sebagai pengingat agar setiap orang terus menebar kasih sayang dan kedamaian, tanpa memandang latar belakang.
Spirit ini diwujudkan melalui ritual pemandian Rupang Buddha yang dimaknai sebagai upaya menyucikan pikiran dan perbuatan agar selaras dengan kedamaian batin.
Yang tak kalah menarik perhatian adalah bazar makanan nabati yang menyajikan 44 stan kuliner.
Pengunjung dimanjakan dengan berbagai pilihan makanan, mulai dari masakan Padang hingga makanan khas Jepang, semuanya diolah secara vegan—tanpa daging, telur, susu, hingga bawang.
Inovasi kuliner ini membuktikan makanan sehat berbasis sayur dan jamur bisa tetap lezat dan menggugah selera.
Kemeriahan perayaan Waisak ini juga menjadi ajang rekreasi keluarga. Rangkaian kegiatan pun dirancang untuk semua kalangan, mulai dari yoga bersama, lomba mewarnai untuk si kecil, atraksi lion dance yang memukau, hingga aksi sosial donor darah.
Penampilan musisi lokal seperti Gus Teja dan Ayu Saraswati pun turut menyempurnakan suasana penuh sukacita di akhir pekan ini. ***

