BADUNG – Kabupaten Badung berhasil meraih National Procurement Award 2014 untuk kategori Komitmen tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Korupsi Pada Aksi Pelaksanaan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Mekanisme Pengadaan Barang/Jasa.
Komitmen itu sebagaimana pencapaian Inpres No. 2 Tahun 2014. Penghargaan bergengsi itu hanya didapat dari 5 kabupaten di Indonesia dan Badung satu-satunya kabupaten di Bali yang meraih penghargaan itu. Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas RI Andrinof Chaniago menyeragkan penghargaan itu, serangkaian acara Rakornas LKPP di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/14).
Bupati Badung Anak Agung Gde Agung hadir aalam acara bertemakan “Mantapkan Pengadaan Nasional yang Kredibel Menuju Indonesia Hebat itu.Hadir pula jajaran kementerian RI, bupati, wali kota dan gubernur se-Indonesia.
Andrinof mengungkapkan, National Procurement Award 2014 merupakan penghargaan tertinggi yang dikeluarkan LKPP terkait komitmen pemerintah khususnya pemerintah daerah dalam transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa.
Kata dia, Ke depannya, penghargaan ini diharapkan mampu meningkatkan komitmen pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk mengedepankan transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa. Bupati Gde Agung menyampaikan rasa bangga atas penghargaan tersebut. Penghargaan itu mencerminkan komitmen yang kuat dari Pemkab Badung dalam upaya pemberantasan korupsi.
Kendati begitu, pihaknya pihaknya tidak mau berpuas diri. Jajaran Pemkab Badung harus mampu mempertahankan komitmen sekaligus kinerja nyata dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan barang dan jasa serta di bidang pemerintahan lainnya.
“Pada dasarnya, transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa berkaitan erat dengan kualitas pembangunan,” tukas Gde Agung. (gek)

