Calegnya Tersingkir, Tim Sukses Ngamuk Pukuli Warga

14 April 2014, 20:42 WIB
kapolres+tabanan+dekananto
Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono (Foto:KabarNusa)

KabarNusa.com, Tabanan – Seorang warga Kecamatan Baturiti,
Tabanan, Bali menjadi korban tindak penganiayaan yang diduga dilakukan
tiga orang pelaku yang diketahui tim suskes Caleg PDI Perjuangan yang
tersingkir karena suaranya jeblok.

 

Apes dialami korban berna Made Sukadana (38) terjadi sekira pukul 12.30 Wita di Banjar Anyar, Desa Perean Kangin.

“Akibat
penganiayaan itu, Korban Mengalami luka memar pada pipi knn dan telinga
bagian belakang,” ujar Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono
kepada wartawan, Senin (14/4/2014).

Kejadian yang menimpa korban ketika dia sedang duduk-duduk santai di warung Kadek Margi.

Tiba-tiba,
dia didatangi  lima orang masing-masing Made Darna, Wayan sugiarta,
Wayan Dodik Pratama Putra, Nyoman Wiratma, Wayan Sudarta dan Kadek
Darna.

Korban mengaku hanya mengenali 3 orang yakni Wiratma, Sudarta dan Darna.

Ketiganya
berasal dari Desa Perean Tengah belakangan diketahui tim sukses seorang
caleg dari PDIP yang mantan kapala desa di mana raihan suaranya kecil.

Dua
pelaku Wiratma dan Sudarta menghampiri korban menanyakan dagang minuman
arak. Korban memberitahukan penjual arak berada di banjar Anyar dan
Basang Be.

Entah kenapa, Sudarta menunjuk ke arah korban sambari menanyakan apakah korban memiliki masalah dengan dirinya.

Korban yang balik menanyakan masalah apa lantaran tidak paham dan bingung dengan pertanyaan pelaku justru dihadiahi pukulan.

Dalam tempo singkat, dua pelaku lainnya juga ikut mengeroyok menghajar korban.

Atas pukulan itu korban mengalami luka memar pada pipi kanan dan telinga kiri bagian belakng hidung sempat mengeluarkan darah.

“Lima pelaku dan saksi saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tukas Dekananto. (gus)

Artikel Lainnya

Terkini