Badung – Upaya mencegah stunting sejak dini kembali digaungkan oleh Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Seniasih Giri Prasta.
Dalam kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali bertajuk Bergerak dan Berbagi, ia mengajak masyarakat membiasakan konsumsi ikan sebagai sumber gizi utama keluarga.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Ayunan, Subak Yeh Kilap Abiansemal, serta Banjar Dauh Peken Penarungan, Kecamatan Mengwi, menghadirkan edukasi tentang pentingnya Gerakan Gemarikan.
Menurut Seniasih, ikan adalah sumber protein hewani kaya nutrisi yang mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan kecerdasan, sekaligus menjaga kesehatan keluarga.
“Dengan membiasakan anak-anak makan ikan sejak dini, kita membangun generasi Bali yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegasnya.
Ia juga menekankan peran strategis keluarga, khususnya para ibu, sebagai pelopor pola makan bergizi seimbang. Kegiatan ini juga menghadirkan demo pengolahan ikan menjadi menu sehat dan menarik bagi anak-anak.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan minat konsumsi ikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan 50 paket bantuan sosial berisi beras, telur, dan susu kepada balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta kader PKK.
Dukungan juga datang dari berbagai perangkat daerah: Dinas Kelautan dan Perikanan dengan paket Gemarikan, Dinas Sosial dengan sembako untuk lansia, Ikatan Bidan Indonesia dengan bantuan susu, hingga Dinas Pertanian dan Kehutanan yang menyalurkan bibit cabai dan pohon buah.
Rangkaian aksi sosial turut menghadirkan layanan kesehatan, vaksinasi rabies, pemeriksaan dokter spesialis, hingga demo memasak pangan lokal bersama Bali Chef Community.
Melalui gerakan ini, TP PKK Provinsi Bali berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi berkualitas, sekaligus mendukung upaya pemerintah menciptakan generasi bebas stunting.***

