KSP: Pengembangan KEK Mandalika Raup Potensi Bisnis UMKM Capai Rp2,2 Triliun

Deputi III Kepala Staf Kepresidenan RI Panutan Sulendrakusuma menyebutkan pengembangan kawasan Ekonomi Khusus KEK Mandalika memberikan potensi bisnis UMKM mencapai Rp2,2 Triliun

16 Februari 2022, 03:06 WIB

Jakarta – Deputi III Kepala Staf Kepresidenan RI Panutan Sulendrakusuma mengatakan, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, memberikan potensi bisnis sangat besar bagi pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (), mencapai Rp 2,2 triliun. 

Hal itu didasarkan pada evaluasi yang dilakukan Kantor Staf Presiden, terkait dampak multiplier dari realisasi investasi . Evaluasi menggunakan metode ekonomi analisis input-output. 

“Hasil estimasi multiplier effect sebesar Rp 4,8 triliun. Dari jumlah itu 45,8 persen akan lari ke atau sekitar Rp 2,2 triliun,” ujar Panutan Sulendrakusuma dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, (15/2/2022).

KSP Ingatkan Politik Uang hingga Politisasi Birokrasi Bahaya Laten Pemilu

Momentum World Superbike Championship (WSBK) 2021 dan MotoGP 2022, telah berimplikasi besar bagi geliat terutama pada sektor pariwisata. Sehingga ke depan, akan banyak lokal yang terlibat langsung dalam menunjang wisata prioritas Mandalika.

“Seperti tumbuhnya penyedia sewa mobil dan motor, akomodasi penginapan homestay, dan camping ground,” sambungnya. 

Pihaknya memastikan, pertumbuhan UMKM Mandalika akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi di NTB. Sebab struktur perekonomian Lombok Tengah dan NTB didominasi oleh pelaku UMKM. 

KKP Optimis Akselerasi Usaha Kelautan dan Perikanan Patok Kredit Program Rp8,98 Triliun

Artikel Lainnya

Terkini