Anti-Mainstream, Kelulusan MTsN 3 Demak Diisi Aksi Sosial Bantu Korban Rob

Kepala MTsN 3 Demak, Ahmad Soleh, mengungkapkan kegiatan bakti sosial ini adalah wujud nyata dari program "Layanan Berdampak" yang diusung Kementerian Agama RI.

4 Juni 2026, 07:16 WIB

Demak– Momen kelulusan biasanya identik dengan coret-coret seragam atau konvoi di jalanan. Namun, pemandangan berbeda justru tersaji di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Rabu (3/6/2026).

Puluhan siswa kelas IX MTsN 3 Demak memilih merayakan “tanda kelulusan” mereka dengan cara yang jauh lebih bermakna: terjun langsung membantu sesama.

Alih-alih bersenang-senang, para siswa ini mendatangi Desa Timbulsloko, sebuah wilayah yang belakangan ini kerap menjadi langganan banjir rob.

Kedatangan mereka menyalurkan 100 paket sembako bagi warga setempat yang membutuhkan.

Kepala MTsN 3 Demak, Ahmad Soleh, mengungkapkan kegiatan bakti sosial ini adalah wujud nyata dari program “Layanan Berdampak” yang diusung Kementerian Agama RI.

Baginya, pendidikan tidak hanya berhenti pada angka di rapor atau kelulusan, tetapi bagaimana siswa bisa peka terhadap lingkungan sekitar.

Pihanya ingin mengubah cara pandang perayaan kelulusan. Rasa syukur itu tidak harus dirayakan dengan hura-hura, tapi dengan aksi nyata yang menyentuh masyarakat.

“Kami ingin siswa kami pulang dengan membawa kenangan manis berupa nilai kepedulian sosial,” ujar Soleh di sela-sela kegiatan.

Bagi para siswa, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga yang tidak ditemukan di dalam buku teks.

Melihat kondisi warga Timbulsloko yang berjuang di tengah kepungan rob secara langsung, menumbuhkan rasa empati dan semangat berbagi di hati mereka.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Demak, Abdur Rouf, memberikan apresiasi hangat atas inisiatif para siswa.

Ia menilai aksi ini adalah bukti bahwa pendidikan di madrasah berhasil membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki “hati” untuk lingkungan sekitarnya.

“Ini adalah potret generasi muda yang kita harapkan. Mereka tidak hanya memikirkan kelulusannya sendiri, tapi juga memikirkan bagaimana kehadiran mereka bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” tutupnya.

Melalui langkah kecil ini, siswa MTsN 3 Demak telah membuktikan bahwa merayakan keberhasilan bisa dilakukan dengan cara yang elegan, penuh manfaat, dan tentunya membanggakan.***

Berita Lainnya

Terkini