Menyentuh Makna ‘Cinta Tanpa Syarat’ di Pameran Tunggal Ni Way di Sudakara ArtSpace

Pameran tunggal Ni Way dibuka sejak Jumat (3/7/2026) ini menampilkan 19 karya yang mengusung tema mendalam: Unconditional Love atau cinta tanpa syarat.

4 Juli 2026, 06:23 WIB

Denpasar – Sudakara ArtSpace di Sudamala Resort Sanur kini menghadirkan suasana reflektif melalui pameran lukisan tunggal karya seniman Ni Wayan Sutariyani, atau yang akrab disapa Ni Way.

Pameran yang dibuka sejak Jumat (3/7/2026) ini menampilkan 19 karya yang mengusung tema mendalam: Unconditional Love atau cinta tanpa syarat.

Selama satu bulan ke depan, para penikmat seni dapat meresapi interpretasi Ni Way mengenai kasih sayang yang tulus atau tanpa syarat.

Bagi Ni Way, tema ini sebagai cerminan dari keyakinan pribadinya.

Menurutnya, apa yang dilakukan dalam lukisan ini adalah bentuk penghormatan saya terhadap kasih Tuhan.

“Saya tidak membawa embel-embel agama, namun saya percaya pada kasih tanpa syarat yang ditunjukkan melalui kisah Yesus Kristus,” ungkap Ni Way saat pembukaan pameran.

 

Karya-karya yang ditampilkan banyak menggambarkan figur ibu dan anak, yang menurut Ni Way adalah perwujudan paling nyata dari cinta tanpa syarat di dunia.

“Selain itu, kasih sayang kepada alam, binatang, dan sesama adalah bagian kecil dari cerminan cinta tanpa syarat itu sendiri,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut seniman Hartanto dan budayawan sekaligus salah satu pendiri Sudamala Resort, Putu Suasta, memberikan apresiasi mendalam.

Ia menyoroti di tengah dunia modern yang serba transaksional, membicarakan cinta tanpa syarat adalah sebuah upaya yang berani.

Kebaikan dan kebajikan adalah perjalanan yang panjang. Di tengah hiruk-pikuk kota, kita sering kali memberikan syarat dalam mencintai.

“Pameran Ni Way ini mengajak kita untuk sejenak berhenti, berefleksi, dan melihat kembali sisi kemanusiaan yang lebih tulus,” ujar Putu Suasta.

Ia juga menegaskan, Sudakara ArtSpace memang didirikan bukan sekadar untuk bisnis, melainkan sebagai ruang dialog, pertukaran pikiran, dan apresiasi terhadap peradaban.

“Tempat ini adalah ruang bagi kita bersama untuk bertukar pikiran dalam perjalanan hidup,” lanjutnya.

Pameran ini sebagai bentuk konsistensi Ni Way dalam berkarya. Tidak hanya soal visual, setiap goresan kuasnya menyimpan narasi personal tentang pengabdian dan rasa syukur.

Bagi para kolektor maupun pecinta seni yang berkunjung ke Sanur, pameran ini menawarkan kesempatan langka untuk menikmati karya seni sekaligus merasakan energi ketenangan yang dibawa oleh sang seniman.

Dengan hadirnya pameran ini, Ni Way berharap pesan tentang kasih yang melampaui segala batasan dapat sampai ke hati setiap pengunjung. Bagi Anda yang sedang berada di kawasan Sanur, jangan lewatkan kesempatan untuk menyelami “Cinta Tanpa Syarat” di Sudakara ArtSpace selama bulan Juli ini.***

Berita Lainnya

Terkini