Miss Afrika Selatan Tak Dapat Restu Pemerintah Ikut Kontes Miss Universe di Israel

18 November 2021, 15:40 WIB

Cape Town – Pemerintah Afrika Selatan tidak merestui keputusan organizer kontes Miss Afrika Selatan untuk ikut kontes Miss Universe karena diselenggarakan di Israel.

Keputusan hari Minggu itu diambil menyusul meningkatnya desakan kepada Miss Afrika Selatan Lalela Mswane untuk memboikot kontes yang dijadwalkan berlangsung di Eilat Israel pada 12 Desember 2021.

Penyelenggara kontes kecantikan Afrika Selatan bersikeras Miss Afrika Selatan yang baru dinobatkan ini tetap ikut kontes tersebut, alasannya kontes Miss Universe bukan acara berbau politik.

“Terbukti sulit membujuk penyelenggara kontes Miss Afria Selatan untuk mempertimbangkan kembali keputusannya ambil bagian dalam acara Miss Universe,” kata Kementerian Seni dan Budaya dalam pernyataannya.

Oleh karena itu Pemerintah Afrika Selatan menarik dukungannya menyusul kerasnya pendirian dan mengabaikan nasihat.

“Kekejaman Israel terhadap Palestina terekam dengan baik, dan Pemerintah sebagai perwakilan sah rakyat Afrika Selatan tidak bisa menerima kondisi itu,” katanya dikutip dari Aljazeera 14/11/2021.

Afrika Selatan mendukung perjuangan Palestina dengan membangun hubungan diplomatik formal pada tahun 1995, setahun setelah runtuhnya apartheid di negara itu.

Sebaliknya Afrika Selatan justru menurunkan level Kedutaan Besarnya di Tel Aviv pada tahun 2019 dan menarik pulang Duta Besarnya dari Israel.

Menteri Kesenian Nathi Mthethwa mengatakan upaya untuk terus maju dan berpartisipasi dalam acara tersebut bisa jadi bencana bagi masa depan (Mswane) dan kedudukan publiknya sebagai wanita muda kulit hitam.

Dalam pernyataannya, Partai Kongres Nasional Afrika yang memerintah mendesak organizer untuk memperhatikan dan mendengarkan desakan kuat kepada tim Miss Afrika Selatan untuk memboikot Israel jadi tuan rumah Miss Universe. (fda)

Artikel Lainnya

Terkini